Atalanta sukses mencatat comeback spektakuler dengan menaklukkan Borussia Dortmund 4-1 pada leg kedua play-off Liga Champions 2025/26. Bertanding di New Balance Arena, Bergamo, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, kemenangan ini memastikan La Dea membalikkan defisit 0-2 pada leg pertama dan melaju ke babak 16 besar dengan agregat 4-3.
Jalannya Pertandingan
Tampil agresif sejak awal laga, Atalanta langsung membuka keunggulan pada menit ke-5. Gianluca Scamacca menjadi pencetak gol setelah menyambar bola dari jarak dekat di depan gawang. Gol cepat tersebut sontak menghidupkan harapan publik tuan rumah dan membuat Dortmund berada dalam tekanan.
Tekanan tinggi terus dilancarkan pasukan Gian Piero Gasperini. Menjelang turun minum, Davide Zappacosta menggandakan keunggulan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-45. Skor 2-0 bertahan hingga jeda, membuat agregat kembali imbang 2-2.
Memasuki babak kedua, Atalanta tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-57, Mario Pasalic membawa tuan rumah unggul 3-0 melalui sundulan jarak dekat yang memanfaatkan umpan silang Marten de Roon. Gol ini menempatkan Dortmund di ujung tanduk karena kini mereka tertinggal agregat.
Tim tamu sempat memberi respons pada menit ke-75. Karim Adeyemi mencetak gol melalui sepakan kaki kiri ke pojok atas gawang setelah situasi sepak pojok, memperkecil skor menjadi 3-1 dan sempat membuka asa bagi Dortmund.
Drama di Masa Tambahan Waktu
Namun, drama sesungguhnya terjadi di masa tambahan waktu. Wasit menunjuk titik putih setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran terhadap Nikola Krstovic di kotak terlarang. Situasi semakin panas ketika Ramy Bensebaini menerima kartu kuning kedua, disusul kartu merah untuk Nico Schlotterbeck.
Lazar Samardzic yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit 90+8. Sepakan kaki kirinya meluncur ke pojok kanan atas gawang tanpa mampu dijangkau Gregor Kobel, memastikan kemenangan 4-1 bagi Atalanta.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Atalanta menang 4-1 dan memastikan agregat 4-3 atas Dortmund. Hasil ini menjadi pembuktian mentalitas La Dea yang tampil tanpa kompromi sejak menit awal dan sukses mengubah prediksi menjadi malam penuh keajaiban di Bergamo.



