GIANYAR – Bali United kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (28/2/2026) malam WIB, memperpanjang tren negatif Serdadu Tridatu menjadi enam pertandingan tanpa kemenangan.
Hasil seri ini membuat Bali United tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 30 poin. Sementara itu, tambahan satu angka menjadi krusial bagi Persijap Jepara yang berhasil naik ke peringkat ke-15 dengan 19 poin, sekaligus keluar dari zona degradasi dan unggul satu angka dari PSBS Biak di posisi ke-16.
Jalannya Pertandingan: Serangan Buntu Kedua Tim
Sejak peluit awal dibunyikan pukul 20.30 WIB, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Bali United sempat mengancam gawang Persijap melalui sepakan Kadek Arel saat pertandingan baru berjalan empat menit, namun bola masih mampu diamankan kiper Sendri Johansah.
Empat menit berselang, tim tamu merespons. Sundulan Borja Herrera memanfaatkan situasi bola mati melambung di atas mistar gawang Bali United. Peluang emas kembali didapat tuan rumah pada menit ke-12 ketika umpan Irfan Jaya gagal dimaksimalkan dengan baik, membuat bola melayang di atas mistar.
Persijap juga sempat memberikan tekanan pada menit ke-35. Tendangan keras Herrera berhasil diblok oleh lini belakang Bali United dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Babak Kedua: Agresivitas Tanpa Gol
Memasuki babak kedua, Bali United tampil lebih agresif dalam upaya memecah kebuntuan. Sejumlah peluang lahir dari situasi bola mati dan tembakan jarak jauh, namun belum ada yang berbuah gol.
Pada menit ke-58, tuan rumah sempat berharap mendapat hadiah penalti. Namun, wasit membatalkan keputusan tersebut setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), menambah frustrasi di kubu Serdadu Tridatu.
Pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim untuk mencari solusi. Persijap memasukkan Alexis Gomes menggantikan Lucas Moralatto pada menit ke-53, disusul masuknya Buyung Ismu dan Aly Ndom. Bali United merespons dengan menarik Irfan Jaya dan memasukkan Diego Campos pada menit ke-68.
Peluang terbaik Bali United hadir pada menit ke-70. Boris Kopitovic berhasil lolos di kotak penalti, namun sepakan kerasnya melambung tinggi di atas gawang. Dua menit berselang, Persijap mengancam lewat situasi sepak pojok, tetapi peluang tersebut juga belum membuahkan hasil.
Tensi pertandingan meningkat menjelang akhir laga. Arjuna dan Buyung Ismu dari Persijap sama-sama menerima kartu kuning dalam rentang satu menit. Bali United kembali menekan melalui tendangan bebas Diego Campos pada menit ke-80, namun bola masih mampu ditepis kiper Persijap.
Delapan menit tambahan waktu yang diberikan wasit tidak cukup untuk mengubah kedudukan. Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan kedua tim harus puas berbagi angka.
Tren Negatif Bali United Berlanjut, Persijap Keluar Zona Degradasi
Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Bali United yang belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir, dengan rincian tiga kali imbang dan tiga kali kalah. Kondisi ini menuntut evaluasi serius bagi tim berjuluk Serdadu Tridatu untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Sebaliknya, bagi Persijap Jepara, satu poin dari markas lawan melanjutkan tren positif mereka setelah sebelumnya menaklukkan Persebaya dengan skor 3-1. Hasil ini menjadi modal penting bagi Laskar Kalinyamat untuk menjaga asa bertahan di Super League musim depan.




