Leverkusen, PINTOE.CO – Babak pertama leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League antara Bayer Leverkusen dan Arsenal di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, berakhir tanpa gol. Kedua tim bermain imbang 0-0, namun pertandingan berjalan ketat dengan intensitas tinggi dan diwarnai sejumlah peluang berbahaya.

Sejak peluit awal dibunyikan, lini tengah menjadi arena pertarungan sengit. Duel antara Declan Rice dan Martín Zubimendi dari Arsenal melawan Exequiel Palacios dan Aleix García dari Leverkusen menunjukkan tensi tinggi yang mewarnai jalannya laga.

Bayer Leverkusen beberapa kali mencoba mengancam gawang David Raya. Christian Kofane dan Ibrahim Maza menjadi motor serangan tuan rumah, namun upaya penyelesaian akhir mereka kerap gagal menemui sasaran atau berhasil diblok oleh barisan pertahanan Arsenal yang sigap.

Di sisi lain, Arsenal tidak kalah agresif. Serangan cepat dari sisi sayap menjadi andalan The Gunners. Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli berulang kali merepotkan lini belakang Leverkusen. Bahkan, sebuah tembakan keras dari Martinelli pada menit ke-19 sempat membentur tiang gawang, nyaris mengubah kedudukan.

Intensitas pertandingan juga tercermin dari banyaknya pelanggaran yang terjadi, beberapa kartu kuning yang dikeluarkan wasit, serta sejumlah peluang tendangan bebas. Hal ini menunjukkan betapa kedua tim berjuang keras untuk mendominasi permainan.

Dengan skor imbang 0-0 di babak pertama, peluang kedua tim untuk mencetak gol di paruh kedua masih sangat terbuka. Arsenal, dengan agresivitas serangannya, sedikit diunggulkan. Namun, dukungan penuh dari publik BayArena bisa menjadi motivasi tambahan bagi Leverkusen untuk meraih kemenangan kandang.