AS Roma akan bertandang ke markas Genoa CFC di Stadio Luigi Ferraris pada Senin, 9 Maret 2026, dalam lanjutan Serie A yang krusial bagi kedua tim. Laga ini tak hanya mempertaruhkan poin penting untuk menjauh dari zona degradasi bagi tuan rumah dan perebutan tiket Liga Champions bagi Giallorossi, tetapi juga akan menjadi duel emosional bagi pelatih Genoa, Daniele De Rossi, yang akan menghadapi mantan klubnya.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Performa Genoa memang belum stabil sepanjang musim ini. Namun, sejak ditangani oleh legenda Roma, Daniele De Rossi, permainan mereka mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Bermain di kandang sendiri, Luigi Ferraris, juga menjadi keuntungan tersendiri karena dukungan penuh publik tuan rumah seringkali memberi energi tambahan bagi tim untuk tampil lebih agresif.
Di sisi lain, AS Roma datang dengan motivasi tinggi setelah berhasil menahan imbang Juventus FC 3-3 pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut menjaga peluang mereka tetap terbuka dalam perburuan posisi empat besar Serie A. Meski demikian, Roma menghadapi masalah besar di lini depan. Beberapa penyerang utama harus absen karena cedera, termasuk Paulo Dybala dan Artem Dovbyk. Situasi ini membuat lini serang Roma sangat bergantung pada ketajaman Donyell Malen, penyerang asal Belanda yang menjadi salah satu tumpuan utama Roma musim ini dengan kontribusi gol yang cukup konsisten.
Rekor Pertemuan dan Statistik Kunci
AS Roma memiliki catatan yang cukup dominan atas Genoa dalam beberapa tahun terakhir. Dalam lebih dari dua dekade terakhir di Serie A, Roma hanya sekali menelan kekalahan dari Genoa. Selain itu, Giallorossi juga dikenal cukup produktif setiap kali bertandang ke Luigi Ferraris, di mana mereka hampir selalu berhasil mencetak gol di markas Genoa dalam sejumlah kunjungan terakhir.
Pertemuan pertama kedua tim musim ini juga dimenangkan oleh Roma dengan skor 3-1. Namun, Genoa tetap berpotensi memberi perlawanan sengit. Dengan dukungan publik sendiri serta motivasi tinggi menghadapi tim besar, mereka diprediksi akan bermain lebih agresif sejak awal pertandingan.
Prediksi Jalannya Laga
AS Roma tetap sedikit lebih diunggulkan berkat kualitas skuad yang lebih baik. Namun, absennya beberapa penyerang utama dapat membuat ketajaman mereka menurun drastis. Sebaliknya, Genoa berpeluang memanfaatkan dukungan kandang dan bermain lebih pragmatis dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Jika Roma mampu mengontrol permainan sejak awal, mereka berpeluang mencuri kemenangan tipis. Namun, Genoa juga cukup berpotensi membuat laga berjalan ketat dan menyulitkan tim tamu. Prediksi skor akhir untuk pertandingan ini adalah Genoa 1-2 Roma.
Perkiraan Susunan Pemain
| Genoa (3-5-2) | AS Roma (3-4-2-1) |
|---|---|
| Justin Bijlow | Mile Svilar |
| Leo Østigard | Gianluca Mancini |
| Johan Vásquez | Evan Ndicka |
| Alessandro Marcandalli | Zeki Çelik |
| Junior Messias | Niccolò Pisilli |
| Patrizio Masini | Manu Koné |
| Morten Frendrup | Kostas Tsimikas |
| Stefano Sabelli | Devyne Rensch |
| Mikael Ellertsson | Donyell Malen |
| Jeff Ekhator | Lorenzo Pellegrini |
| Caleb Ekuban | Lorenzo Venturino |
Cadangan Genoa: Nicola Leali, Alexsandro Amorim, Lorenzo Colombo, Ruslan Malinovskyi, Nils Zätterström, Jean Onana, Maxwel Cornet, Mamedi Doucouré, Vitinha, Daniele Sommariva, Brooke Norton-Cuffy, Aarón Martín.
Cadangan AS Roma: Stephan El Shaarawy, Bryan Cristante, Robinio Vaz, Jan Ziólkowski, Bryan Zaragoza, Daniele Ghilardi, Neil El Aynaoui, Pierluigi Gollini.



