Milan, Italia – Ami Nakai, skater seluncur indah Jepang yang baru berusia 17 tahun, telah mengukir namanya dalam sejarah olahraga dengan meraih medali emas di nomor tunggal putri Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milan Cortina. Kemenangan ini menjadikannya salah satu atlet termuda yang pernah meraih medali Olimpiade untuk Jepang dalam cabang seluncur indah. Nakai, yang memulai debut seniornya musim ini, menunjukkan performa luar biasa sejak program pendek, memimpin klasemen dengan skor pribadi terbaik 78,71 poin. Keberhasilannya tidak lepas dari eksekusi triple Axel yang sempurna, sebuah lompatan yang sangat sulit dan jarang dilakukan oleh skater wanita di kompetisi internasional. Keberhasilan ini melampaui ekspektasi banyak pihak, mengingat setahun lalu ia hanya finis di posisi ke-15 pada kejuaraan nasional Jepang.
Perjalanan Gemilang Menuju Puncak
Perjalanan Ami Nakai menuju podium Olimpiade diwarnai dengan peningkatan performa yang pesat. Musim 2025-2026 menjadi musim senior perdananya, di mana ia berhasil meraih medali perak di Grand Prix Final, serta gelar juara di Grand Prix Prancis dan medali perunggu di Skate Canada. Ia juga meraih medali perak di Kejuaraan Empat Benua 2026. Performa gemilangnya di program pendek, yang menampilkan triple Axel, menempatkannya di posisi terdepan, mengungguli skater berpengalaman seperti rekan senegaranya, Kaori Sakamoto, yang merupakan juara dunia tiga kali, dan Alysa Liu dari Amerika Serikat.
Momen Bersejarah di Panggung Olimpiade
Pada program bebas, Nakai berhasil mempertahankan keunggulannya meskipun menghadapi persaingan ketat. Ia menampilkan program yang memukau dengan skor total 219,16 poin, cukup untuk mengamankan medali emas. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Nakai, tetapi juga menandai momen penting bagi seluncur indah Jepang, yang menunjukkan kedalaman bakat di nomor tunggal putri. Kaori Sakamoto meraih medali perak, sementara Alysa Liu melengkapi podium dengan medali perunggu. Nakai sendiri mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, menyebutnya sebagai mimpi yang menjadi kenyataan. “Saya terkejut melihat saya berada di posisi ketiga – ini terasa seperti mimpi. Bisa tampil di panggung sebesar Olimpiade saja sudah luar biasa, apalagi ditambah medali? Rasanya seperti mimpi saya menjadi kenyataan,” ujarnya.
Rekor dan Potensi Masa Depan
Dengan usia 17 tahun, Ami Nakai tidak hanya menjadi salah satu peraih medali termuda dalam sejarah seluncur indah Jepang di Olimpiade, tetapi juga menjadi skater wanita keenam yang berhasil mendaratkan triple Axel di ajang Olimpiade. Keberhasilannya di Olimpiade Milan Cortina 2026 membuka babak baru dalam kariernya dan menempatkannya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia seluncur indah. Ia bertekad untuk terus berkembang dan membawa nama Jepang lebih harum di kancah internasional.



