Aghnia Punjabi menjadi sorotan publik setelah mengunggah konten promosi yang menyertakan potongan video mendiang Vidi Aldiano. Tindakan ini menuai kritik luas dari warganet dan sejumlah rekan artis, yang menilai penggunaan video tersebut tidak etis dan memanfaatkan momen duka.
Kontroversi bermula ketika Aghnia membagikan cuplikan video lama Vidi Aldiano. Dalam video tersebut, Vidi menyampaikan pesan menyentuh mengenai pentingnya kesehatan, khususnya saat menghadapi penyakit serius. Ia menegaskan bahwa “harta tidak lagi berarti ketika seseorang dihadapkan pada kondisi kesehatan yang kritis.”
Pesan mendiang Vidi yang sarat makna tersebut kemudian dikaitkan dengan promosi produk dalam unggahan yang sama. Pencampuran antara pesan duka dan kepentingan komersial inilah yang memicu reaksi keras dari publik, yang menilai adanya pelanggaran etika.
Respons negatif tidak hanya datang dari warganet. Aktris Fita Anggriani secara terbuka menyampaikan kritik melalui media sosialnya. Ia menilai penggunaan video tersebut dalam konteks promosi sebagai tindakan yang tidak pantas dan minim empati. Senada dengan Fita, penyiar sekaligus aktor Reza Chandika juga menyoroti praktik menjadikan kabar duka sebagai “jembatan” untuk promosi produk. Menurutnya, hal tersebut melanggar batas etika dalam pembuatan konten.



