Pengurus Pusat (PP) The Jakmania mendesak agar pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 tetap digelar di Jakarta. Kekhawatiran akan potensi gesekan antarsuporter di luar ibu kota menjadi alasan utama desakan ini.
Duel klasik yang mempertemukan dua rival besar sepak bola Indonesia itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, telah ditetapkan sebagai lokasi awal pertandingan kandang Persija tersebut.
Kekhawatiran Gesekan di Daerah
Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, menegaskan bahwa Jakarta adalah lokasi paling ideal untuk menggelar laga berisiko tinggi ini. Menurutnya, pemindahan pertandingan ke daerah lain justru berpotensi menimbulkan masalah keamanan baru.
“Ini pertandingan kandang pertama, sudah seharusnya main di Jakarta. Itu paling ideal,” kata Adit kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Adit menjelaskan, kekhawatiran terbesar The Jakmania tertuju pada anggotanya yang berdomisili di luar Jakarta, khususnya di wilayah Jawa Barat dan Banten. Jika pertandingan dipindahkan, konsentrasi massa dari kedua kelompok suporter dikhawatirkan akan bertemu di wilayah-wilayah tersebut, yang dapat memicu gesekan.
The Jakmania berharap pihak penyelenggara dan aparat keamanan dapat mempertimbangkan aspirasi mereka demi menjaga kondusivitas dan keamanan seluruh suporter.



