Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, telah sukses menjalani operasi lutut di Rumah Sakit San Juan de Dios, Spanyol. Kabar terbaru mengenai kondisinya dibagikan langsung oleh pemain berusia 21 tahun itu melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (12/8/2026), menunjukkan semangat juang yang tinggi meski tengah dalam masa pemulihan.

Dalam unggahan tersebut, Marselino memperlihatkan lututnya yang masih terbalut perban pasca-tindakan medis. Meski menghadapi ujian berat, mantan penggawa Persebaya Surabaya ini menegaskan mental bertandingnya tidak luntur.

“Jatuh, tapi tidak pernah menyerah,” tulis Marselino Ferdinan, yang akrab disapa Marceng, di kolom keterangan unggahannya.

Apresiasi untuk PSSI dan Erick Thohir

Marselino juga tidak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, beserta jajarannya. Ia memuji kesigapan PSSI dalam memfasilitasi dan mengawal seluruh proses pengobatannya di Negeri Matador.

“Terima kasih kepada Pak Erick dan PSSI yang telah mengurus operasi saya serta memastikan semuanya berjalan lancar. Kini saya fokus pada pemulihan dan siap memberikan segalanya kembali untuk Indonesia,” ungkapnya penuh optimisme.

Cedera dan Proses Pemulihan

Cedera lutut yang dialami Marselino Ferdinan didapat saat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali, menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Insiden tersebut membuatnya terpaksa absen membela skuad Garuda sepanjang turnamen regional tersebut.

Untuk memastikan pemulihan total, tim medis PSSI akan memantau ketat proses rehabilitasi pemain yang musim lalu sempat membela klub asal Slovakia, AS Trencin, dengan status pinjaman ini. Marselino diprediksi memerlukan waktu sekitar dua bulan untuk pulih sepenuhnya sebelum dapat kembali merumput.

Status Bebas Transfer dan Tekad Kembali

Saat ini, Marselino berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Inggris, Oxford United, resmi berakhir. Ia merupakan salah satu aset muda paling potensial yang dimiliki sepak bola Tanah Air, konsisten mengisi lini tengah Timnas Indonesia di level senior sejak era kepelatihan Shin Tae-yong hingga John Herdman.

Dengan fokus penuh pada masa pemulihan, Marselino bertekad untuk segera bangkit dan kembali memberikan kemampuan terbaiknya bagi Timnas Indonesia.