Borneo FC kembali memilih Yogyakarta sebagai lokasi pemusatan latihan (TC) pramusim menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Keputusan ini melanjutkan tradisi yang telah dijalani Pesut Etam selama beberapa musim terakhir, dengan harapan dapat membangun kekuatan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pemusatan latihan di Kota Gudeg tersebut direncanakan berlangsung selama sekitar satu bulan. Selama periode ini, skuad Borneo FC akan fokus mematangkan kondisi fisik, menyusun strategi taktik, serta memperkuat kekompakan antarpemain.

Manajer Berharap Tuah Keberuntungan Yogyakarta Berlanjut

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengungkapkan harapannya agar keputusan kembali ke Yogyakarta dapat mempertahankan catatan positif yang diraih tim pada musim-musim sebelumnya. Ia meyakini bahwa Yogyakarta membawa keberuntungan bagi tim.

“Mudah-mudahan saja keberuntungan tim ini dengan persiapan di Yogyakarta terus berlanjut. Sebab selama kami TC di Yogyakarta, hasil di kompetisi tak mengecewakan,” ujar Dandri, Rabu (12/8/2026).

Selain fasilitas latihan yang memadai, keberadaan banyak klub lain yang juga menjalani pramusim di Yogyakarta menjadi keuntungan tersendiri bagi Borneo FC. Hal ini memudahkan tim untuk mendapatkan lawan uji coba guna mengukur kekuatan dan strategi.

Kalahkan Semen Padang, Pelatih Belum Puas

Sinyal positif langsung terlihat pada pertandingan uji coba pertama Borneo FC. Pesut Etam berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang digelar pada Minggu (9/8/2026).

Meski demikian, Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa kemenangan tersebut bukanlah alasan untuk cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya terus meningkatkan performa dan evaluasi menyeluruh selama masa pramusim ini.