Setelah dua tahun absen dari kalender olahraga internasional, ajang renang laut bergengsi Oceanman Bali Indonesia kembali digelar pada 19-21 Juni 2026. Perhelatan di Pantai Kedonganan, Bali, ini mencatat lonjakan peserta signifikan, menembus angka lebih dari 900 perenang dari 27 negara, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan edisi terakhir.

Antusiasme Global dan Dampak Pariwisata

Kembalinya Oceanman Bali ke dalam rangkaian resmi Oceanman World Series dengan tema “Waves of Change” langsung menarik perhatian komunitas renang perairan terbuka dunia. Pada edisi sebelumnya di tahun 2023, ajang ini diikuti oleh sekitar 700 peserta, menunjukkan peningkatan antusiasme yang luar biasa setelah masa vakum.

Berbagai negara seperti Australia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Italia, Rusia, hingga Uni Emirat Arab dipastikan akan mengirimkan wakilnya untuk bersaing di perairan Bali. Tingginya animo peserta internasional ini, menurut Chairman Oceanman Indonesia Wibowo Suseno Wirjawan, menjadi indikator tren open water swimming yang terus berkembang pesat secara global.

“Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap open water swimming secara global. Dengan latar laut Bali yang ikonik dan jalur renang yang menantang, Oceanman Bali menjadi salah satu seri yang paling diminati dalam kalender internasional. Tak hanya menghadirkan persaingan olahraga, kehadiran ratusan peserta internasional juga membawa dampak langsung bagi sektor pariwisata.”

Wibowo menambahkan, kombinasi panorama laut Bali yang ikonik dan lintasan renang yang menantang menjadikan seri Indonesia sebagai salah satu favorit dalam kalender Oceanman dunia.

Enam Kategori Lomba untuk Berbagai Level Perenang

Oceanman Bali 2026 tidak hanya menjadi arena persaingan kelas dunia, tetapi juga wadah berkumpulnya atlet profesional dan pecinta olahraga air dari berbagai negara. Panitia menyediakan enam kategori lomba yang mengakomodasi berbagai level kemampuan perenang.

  • Oceankids 500 meter
  • Kategori utama Oceanman 10 kilometer
  • Kategori lainnya yang menantang

Format ini membuka peluang bagi perenang pemula hingga atlet elite untuk merasakan tantangan menaklukkan ombak Bali. Kehadiran ratusan peserta internasional juga diharapkan memberikan dampak positif langsung bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Bali.