JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) Kickboxing yang berlangsung di Hotel Aloft Marriott, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (28/7/2026), diwarnai insiden pengeroyokan. Youne Vuctorio (45), salah satu pendiri sekaligus panitia acara, menjadi korban kekerasan setelah berupaya meredakan keributan di luar area Munas.
Peristiwa nahas itu bermula ketika sekelompok orang tanpa identitas resmi memaksa masuk ke area acara Munas. Suasana di sekitar hotel mendadak memanas akibat desakan dari kelompok tersebut.
Melihat potensi kekacauan, Youne berinisiatif mendekati kerumunan dengan niat baik untuk melerai dan menjaga ketertiban. Namun, upaya Youne justru berujung pada aksi kekerasan. Kelompok tersebut berbalik menyerang dan mengeroyok Youne secara bersama-sama.
“Kehadiran saya di area lokasi luar ruangan pada saat itu murni untuk menjaga ketertiban acara. Kewajiban saya sebagai panitia dan pendiri adalah melerai agar kegiatan Munas tetap berjalan kondusif. Sangat disayangkan, niat baik untuk melerai justru direspons dengan aksi kekerasan brutal secara bersama-sama,” ungkap Youne Vuctorio.
Akibat pengeroyokan tersebut, Youne mengalami sejumlah luka parah, terutama di bagian kepala belakang. Ia menegaskan bahwa insiden ini tidak hanya melukai fisiknya, tetapi juga mencoreng nilai-nilai sportivitas dalam olahraga kickboxing.
“Aksi pengeroyokan ini tidak hanya melukai fisik saya, tetapi juga mencoreng nilai-nilai sportivitas yang selama ini kita junjung tinggi di olahraga kickboxing,” tegas Youne.




