PSIS Semarang mengambil langkah strategis untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Klub berjuluk Mahesa Jenar itu secara resmi memulangkan kembali penyerang legendarisnya, Hari Nur Yulianto, setelah tiga tahun berpisah.
Keputusan ini bukan sekadar reuni emosional, melainkan didasari oleh rekam jejak Hari Nur sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Manajemen PSIS meyakini pengalaman dan naluri gol yang dimiliki striker asal Kendal ini masih sangat dibutuhkan dalam misi utama mengembalikan Mahesa Jenar ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, yakni Super League.
Sosok yang akrab disapa HNY ini tercatat telah mengoleksi 69 gol selama memperkuat PSIS, sebuah rekor yang hingga kini belum terpecahkan oleh pemain lain. Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, menegaskan bahwa perekrutan Hari Nur menjadi bukti keseriusan klub dalam mencapai target ambisius mereka.
Manajemen PSIS Serius Kejar Promosi
“Kami mendatangkan Hari Nur Yulianto untuk musim depan. Ini menjadi salah satu bukti keseriusan manajemen dalam membawa PSIS kembali bersaing dan mewujudkan target promosi ke Super League musim depan,” kata Reza.
Meski pada musim lalu Hari Nur hanya mencetak empat gol bersama PSPS Riau di kompetisi kasta kedua, PSIS melihat nilai lebih dari sang pemain bukan hanya dari statistik gol terbaru. Pengalaman panjangnya bersama Mahesa Jenar serta kemampuannya menjadi pemimpin di ruang ganti dianggap sebagai modal penting bagi skuad muda PSIS yang akan berlaga di Liga 2 musim 2026/2027.




