Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menyatakan optimismenya terhadap peluang Timnas Indonesia untuk meraih gelar juara Piala AFF 2026. Keyakinan ini muncul berkat keuntungan signifikan yang jarang didapatkan sebelumnya, yakni waktu persiapan yang jauh lebih panjang dan matang dibandingkan dengan rival-rival di Asia Tenggara.

Dengan jadwal kompetisi domestik yang baru akan bergulir pada September 2026, para pemain Timnas Indonesia memiliki ruang yang cukup untuk fokus sepenuhnya bersama tim nasional. Situasi ini dinilai sebagai momentum emas bagi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk membangun skuad yang solid sebelum turnamen Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus.

Pemusatan Latihan Jangka Panjang di Bali

Untuk memanfaatkan momentum ini, BTN telah menyiapkan pemusatan latihan (TC) jangka panjang yang akan dimulai di Bali pada awal Juli 2026. Program TC tersebut direncanakan berlangsung selama 20 hari dan dianggap sebagai fase krusial dalam pembentukan skuad terbaik Timnas Indonesia.

Sumardji mengungkapkan bahwa seluruh agenda persiapan telah dipelajari dan dibahas secara detail. Menurutnya, jeda kompetisi yang panjang tidak boleh disia-siakan karena dapat menjadi senjata utama untuk meningkatkan kondisi fisik, taktik, dan chemistry antarpemain.

“Kami sudah menerima jadwal dan mempelajarinya bersama. Dengan liga yang baru dimulai September, sementara Piala AFF berlangsung Juli hingga Agustus, tentu ini menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Sumardji.

Selama pemusatan latihan di Bali, John Herdman akan melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh pemain yang dipanggil. Seleksi ketat akan diterapkan untuk menentukan sosok-sosok yang akan menjadi andalan Skuad Garuda dalam perburuan gelar juara Piala AFF 2026.