Semen Padang menghadapi laga krusial saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 pada Minggu, 5 April 2026. Tim berjuluk Kabau Sirah ini tidak memiliki pilihan lain selain membidik kemenangan demi keluar dari zona degradasi yang menghantui mereka.

Saat ini, Semen Padang terdampar di papan bawah klasemen sementara. Dari 25 pertandingan yang telah dilakoni, mereka hanya mampu meraih lima kemenangan dan menelan 15 kali kekalahan, sebuah catatan yang menempatkan mereka dalam posisi genting.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan bahwa timnya telah siap tempur menghadapi tekanan pertandingan besar ini. Ia menyebut para pemain memahami betul pentingnya laga kontra Persib Bandung.

“Yang pasti pemain sudah paham apa yang mereka akan lakukan besok. Mereka juga sudah terbiasa dengan pertandingan besar. Tinggal bagaimana kami mempersiapkan tim sendiri,” kata Imran dalam konferensi pers pralaga pada Sabtu, 4 April 2026.

Menurut Imran, ambisi kemenangan tidak hanya dimiliki oleh tim tamu, Persib Bandung, tetapi juga oleh Semen Padang yang akan tampil di hadapan pendukung sendiri. Dukungan suporter diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Kabau Sirah.

“Mereka ingin menang, kami juga ingin menang. Kami main di kandang dan didukung suporter. Jadi, tinggal bagaimana cara kami merespons mereka,” tegasnya.

Kemenangan atas Persib Bandung menjadi harga mati bagi Semen Padang untuk dapat mengangkat posisi mereka dari zona degradasi dan menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.