US Cremonese dipaksa menelan pil pahit setelah takluk telak 1-4 dari ACF Fiorentina dalam lanjutan Serie A yang berlangsung pada Selasa (17/3/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah, sekaligus sorotan tajam bagi penjaga gawang Emil Audero Mulyadi.

Kiper yang juga memperkuat Timnas Indonesia itu harus berkali-kali memungut bola dari gawangnya sendiri, menandai malam yang terasa panjang dan menyesakkan di lapangan. Hasil ini semakin memperberat posisi Cremonese yang tengah berjuang keras menghindari zona degradasi.

Dominasi Fiorentina di Tengah Laga Berimbang

Secara statistik, penguasaan bola kedua tim relatif berimbang. Namun, perbedaan kualitas terlihat jelas dalam efektivitas serangan. Fiorentina tampil jauh lebih klinis, memanfaatkan hampir setiap celah yang terbuka di pertahanan Cremonese untuk menciptakan peluang.

Pertandingan sebenarnya nyaris dibuka dengan keunggulan Cremonese pada menit keempat. Penyerang Federico Bonazzoli sempat mendapatkan peluang emas, namun penyelesaian akhirnya masih bisa diamankan oleh kiper Fiorentina.

Momentum pertandingan kemudian berubah sepenuhnya ke tangan tim tamu. Fiorentina memecah kebuntuan pada menit ke-25 melalui aksi Fabiano Parisi. Ia melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras yang mengarah ke tengah gawang. Audero sebenarnya sudah menutup ruang, tetapi bola tetap meluncur masuk dan mengubah skor menjadi 1-0.

Belum pulih dari kejutan tersebut, Cremonese kembali terpukul tujuh menit kemudian. Penyerang Roberto Piccoli memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan dengan tenang menempatkan tembakan ke sisi kanan gawang. Fiorentina unggul 2-0, sementara lini belakang tuan rumah terlihat mulai kehilangan koordinasi.

Skor tersebut bertahan hingga jeda babak pertama, namun badai sesungguhnya baru datang setelah turun minum. Memasuki babak kedua, Fiorentina bermain lebih agresif dan semakin menekan. Pada menit ke-49, bek kanan Dodô mencetak gol ketiga setelah melewati beberapa pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Audero.

Cremonese sempat memberi sedikit harapan bagi pendukungnya ketika David Okereke memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57. Penyerang asal Nigeria itu menerima bola di kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah ke sudut kiri gawang, mengubah skor menjadi 1-3. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk membendung dominasi Fiorentina yang akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 4-1.