Arsenal sukses mengamankan tiga poin penuh setelah menaklukkan Everton dengan skor 2-0 dalam laga Liga Inggris yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (15/3/2026). Kemenangan ini diraih setelah The Gunners sempat kesulitan menembus pertahanan solid Everton di babak pertama, yang berakhir tanpa gol.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil agresif dan saling bertukar serangan. Arsenal, yang bertindak sebagai tuan rumah, mendominasi penguasaan bola dan berulang kali melancarkan ancaman ke gawang Jordan Pickford. Namun, disiplinnya lini belakang Everton dan beberapa penyelamatan krusial membuat papan skor tetap 0-0 hingga jeda.
Serangan Arsenal banyak dibangun melalui sayap dan tendangan dari luar kotak penalti. Gelandang serang Eberechi Eze beberapa kali mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan jarak jauh, namun upayanya belum mampu membobol gawang lawan. Noni Madueke, Bukayo Saka, dan Martín Zubimendi juga turut mencoba berbagai skema serangan, namun kerap diblokade oleh barisan pertahanan Everton yang rapat.
Peluang terbaik bagi tuan rumah di babak pertama datang dari sundulan Riccardo Calafiori dan tembakan keras Madueke. Sayangnya, semua upaya tersebut berhasil digagalkan, baik oleh ketangguhan Pickford maupun ketidakakuratan penyelesaian akhir.
Everton sendiri tidak tinggal diam dan menunjukkan agresivitas serupa. Dwight McNeil sempat membuat jantung pendukung Arsenal berdegup kencang ketika tembakannya dari luar kotak penalti membentur tiang kiri gawang. Sementara itu, Kiernan Dewsbury-Hall dan Iliman Ndiaye juga beberapa kali mencoba menembus pertahanan Arsenal.
Momen paling menegangkan terjadi di menit 45’+6, menjelang berakhirnya babak pertama. Gelandang Idrissa Gueye melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang, namun David Raya sigap menghalau bola di sudut kiri bawah, menjaga gawang Arsenal tetap perawan.
Babak pertama juga diwarnai insiden cedera yang cukup memengaruhi tempo permainan kedua tim. Dua pilar pertahanan Arsenal, Jurriën Timber dan William Saliba, harus ditarik keluar lapangan dan digantikan. Di kubu Everton, Iliman Ndiaye juga sempat mengalami gangguan fisik, meskipun ia bisa melanjutkan pertandingan.
Pergantian pemain akibat cedera ini memberikan kesempatan bagi Cristhian Mosquera untuk masuk memperkuat lini belakang Arsenal. Meskipun kedua tim menunjukkan kedisiplinan tinggi, beberapa kali posisi offside dan tembakan yang melebar menjadi penyebab skor tetap imbang di paruh pertama.
Dengan skor 0-0 di babak pertama, Arsenal diprediksi akan semakin gencar mencari celah di lini pertahanan Everton yang disiplin pada paruh kedua. Sementara itu, Everton kemungkinan akan memaksimalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol kejutan di Emirates Stadium.
Pada akhirnya, Arsenal berhasil memecah kebuntuan di babak kedua dan mengunci kemenangan 2-0. Hasil ini memastikan tiga poin penting bagi The Gunners dalam persaingan Liga Inggris.


