Tim Nasional Indonesia U-23 terancam batal berpartisipasi dalam cabang olahraga sepak bola putra di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Ancaman ini muncul menyusul beredarnya informasi mengenai aturan kualifikasi baru yang ditetapkan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Menanggapi kabar tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) dan Komite Olahraga Indonesia (KOI) untuk mendapatkan kepastian. “Saya itu baru mendengar informasi tersebut dari media sosial. Jadi, berkenaan dengan soal informasi atau resminya apakah Indonesia bisa ikut cabor di Asian Games 2026, sehingga kita akan menunggu informasi selanjutnya,” kata Sumardji pada Minggu, 15 Maret 2026.

PSSI Bergerak Cepat

Sumardji menegaskan PSSI tidak akan tinggal diam dan akan terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak terkait. “Dan, saya juga sudah komunikasi, baik dengan KOI, dan juga saya sudah koordinasi dengan departemen internasional untuk berkomunikasi dengan Jepang,” ujarnya.

PSSI berharap dapat memperoleh informasi resmi dari KOI sebagai perwakilan NOC Indonesia. “Sehingga, dengan kondisi seperti ini kami hanya menunggu. Kalau memang nanti ada informasi resmi yang disampaikan KOI kepada kita, kita akan mempersiapkan tim itu dengan sebaik-baiknya,” jelas Sumardji.

Aturan Baru Kualifikasi Asian Games 2026

Rumor yang beredar luas, dan diperkuat oleh keterangan pers Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) pada 9 Februari 2026, menyebutkan bahwa peserta cabor sepak bola putra Asian Games 2026 harus berasal dari negara yang bermain di Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada Januari tahun ini.

Aturan inilah yang menjadi batu sandungan bagi Timnas Indonesia U-23. Tim berjuluk Garuda Muda tersebut dipastikan tidak dapat bermain di Asian Games 2026 karena gagal melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 2026.

Perjalanan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pada kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang berlangsung September tahun lalu, Timnas Indonesia U-23 tergabung dalam Grup J. Mereka bersaing dengan Timnas Korea Selatan U-23, Timnas Laos U-23, serta Timnas Makau U-23.

Di bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg kala itu, Timnas Indonesia U-23 hanya mampu finis sebagai runner-up Grup J, di bawah Korea Selatan U-23 yang keluar sebagai pemuncak grup. Sayangnya, hanya juara dari masing-masing Grup A hingga Grup K yang berhak mengantongi tiket langsung ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Hasil ini secara otomatis menutup peluang Timnas Indonesia U-23 untuk memenuhi kriteria baru Asian Games 2026.