Penyanyi Mahalini Raharja mengungkapkan penyesalan mendalam atas kepergian sahabatnya, Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada 7 Maret 2026. Istri Rizky Febian ini mengaku sangat kecewa karena tidak sempat membalas pesan terakhir yang dikirimkan oleh mendiang Vidi, lantaran padatnya jadwal konser yang harus ia jalani.

Vidi Aldiano, yang dikenal sebagai “Duta Persahabatan”, mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker ginjal selama bertahun-tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak, termasuk Mahalini yang kini menyimpan rasa bersalah.

“Hal yang paling aku sesali itu aku enggak sempat balesin chat-nya dia karena juga lagi numpuk-numpuk segala macam,” ujar Mahalini usai berziarah ke makam Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Senin (9/3/2026).

Rasa bersalah pelantun lagu “Sisa Rasa” ini semakin bertambah ketika ia baru-baru ini membuka pesan tersebut. Mahalini tidak menyangka bahwa Vidi masih memberikan perhatian besar di tengah kondisi kesehatannya yang sedang menurun drastis.

Ternyata, pesan terakhir dari Vidi berisi ucapan selamat serta dukungan tulus untuk Mahalini, Yura Yunita, dan Rizky Febian yang saat itu sedang aktif tampil. Vidi tetap menyempatkan diri mendoakan kesuksesan rekan-rekannya meski ia sendiri sedang berada dalam masa sulit.

“Di saat, di masa, dia lagi sakit-sakitnya, dia masih bisa sempat banget mendoakan. Dia masih mendoakan, masih bilang congratulations dan segala macam di saat dia keadaan kayak gitu,” jelas Mahalini dengan nada haru.

Mahalini menyadari bahwa pesan penuh dukungan tersebut dikirimkan oleh almarhum tepat pada waktu subuh. Baginya, hal ini menjadi bukti nyata betapa Vidi adalah sosok yang sangat tulus dan tidak pernah egois terhadap sesama teman musisi.

Di mata Mahalini, suami Sheila Dara tersebut selalu berusaha tampil tegar dan menyembunyikan rasa sakitnya di hadapan orang lain. Vidi konsisten memberikan energi positif agar tidak membuat sahabat-sahabatnya merasa khawatir.

“Berusaha untuk tetap kuat, enggak pengen terlihat sakit di mata banyak teman-temannya,” pungkas Mahalini mengakhiri ceritanya.