Bayern Munich berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas atas Borussia Mönchengladbach dalam lanjutan Bundesliga. Pertandingan yang digelar di Allianz Arena, Munich, pada Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB ini menampilkan dominasi tuan rumah sejak peluit awal dibunyikan.
Meskipun Bayern tampil menekan, peluang pertama justru datang dari tim tamu pada menit kedua. Sepakan jarak jauh Rocco Reitz sempat mengancam gawang Bayern, namun kiper veteran Manuel Neuer sigap melakukan penyelamatan penting.
Setelah momen tersebut, Bayern Munich mulai mengambil alih kendali permainan sepenuhnya. Serangkaian peluang berhasil diciptakan melalui upaya Leon Goretzka, Lennart Karl, dan Nicolas Jackson. Namun, kiper Gladbach, Moritz Nicolas, menunjukkan performa impresif dengan beberapa penyelamatan krusial di bawah mistar gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Berawal dari umpan terobosan matang yang dilepaskan Goretzka, Luis Díaz dengan tenang menuntaskannya menjadi gol melalui tembakan kaki kanan ke sudut bawah gawang, membawa Bayern unggul 1-0.
Gol tersebut semakin memacu serangan Bayern ke pertahanan Gladbach yang dikawal oleh bek tim nasional Indonesia, Kevin Diks. Meskipun Diks dan rekan-rekannya beberapa kali berhasil meredam gempuran, lini belakang tim tamu kembali harus kebobolan menjelang akhir babak pertama.
Memasuki masa tambahan waktu, Bayern berhasil menggandakan keunggulan. Pada menit 45+1, Konrad Laimer mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Díaz. Laimer menyelesaikan peluang tersebut dengan tembakan kaki kanan ke sudut kiri atas gawang, mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Sepanjang 45 menit pertama, Bayern Munich menunjukkan dominasi yang jelas dalam penguasaan bola dan jumlah peluang yang tercipta. Sementara itu, Gladbach sesekali mencoba mengancam melalui skema serangan balik cepat yang dipimpin oleh Haris Tabakovic dan Franck Honorat.
Dengan tertinggal dua gol di babak pertama, Kevin Diks dan seluruh skuad Borussia Mönchengladbach dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan strategi kebangkitan di babak kedua jika mereka ingin mencuri poin dari markas Bayern Munich.



