Aktris Acha Septriasa akhirnya buka suara mengenai kabar perceraiannya dengan Vicky Kharisma. Setelah sembilan tahun membina rumah tangga, Acha mengonfirmasi perpisahannya dalam sebuah wawancara di podcast Melaney Ricardo yang tayang pada Jumat, 07 Maret 2026.
Perempuan berusia 37 tahun ini membeberkan kronologi perpisahannya yang mengejutkan banyak pihak. Acha menyebutkan bahwa ketok palu perceraian mereka secara resmi telah terjadi sekitar delapan hingga sembilan bulan yang lalu, meskipun perpisahan rumah sudah berlangsung lebih dari setahun.
Upaya Penyelamatan Pernikahan dan Alasan Perpisahan
Keputusan untuk berpisah bukanlah hal yang diambil secara mendadak atau tergesa-gesa. Acha dan Vicky rupanya sudah berupaya keras menyelamatkan pernikahan mereka dengan mendatangi konsultan pernikahan. Keduanya bahkan telah menjalani sembilan kali pertemuan konsultasi.
“Dan itu kita sampai ke marital consultant loh. Udah sembilan kali pertemuan waktu itu. Marital consultant-nya sampai bilang gini, emm ini kayaknya nggak bisa berubah,” ucap Acha, menirukan pernyataan konsultan.
Perbedaan tujuan dan prinsip fundamental disebut sebagai akar permasalahan yang membuat mereka tidak bisa lagi bersama. Menurut penjelasan Acha, masing-masing pihak memiliki cara dan pandangan yang berbeda dalam menjalani tujuan hidup, sehingga titik temu semakin sulit untuk didapatkan.
Dampak pada Anak dan Sistem Co-Parenting
Kondisi perceraian ini tentu membawa dampak pada putri semata wayang mereka, Bridgia. Acha menceritakan bahwa anaknya sudah sangat memahami proses perpisahan kedua orang tuanya. Sang anak justru merasakan suasana yang lebih damai karena tidak ada lagi pertengkaran di antara ayah dan ibunya.
“Menurutku dari kacamataku dan dari aku dengar dari anaknya, dia bilang, Ya Mami aduh Mami nggak berantem lagi kan? Pokoknya dia tuh bener-bener ngerasa sekarang peaceful karena papanya seratus persen sama dia, maminya seratus persen sama dia,” tutur Acha menirukan ucapan putrinya.
Saat ini, Acha dan Vicky telah sepakat untuk menerapkan sistem co-parenting demi kebaikan Bridgia. Meskipun telah resmi berpisah, keduanya tetap berkomitmen memberikan kasih sayang penuh. Mereka membagi waktu asuh anak secara adil, di mana Bridgia bergantian menginap di kediaman ayah dan ibunya. Acha sendiri memutuskan untuk tetap menetap di Australia pasca perceraiannya dengan Vicky Kharisma agar Bridgia tidak kehilangan lingkungan sosialnya dan tetap bersekolah di tempat yang sama.
Proses Penyembuhan Diri dan Karier yang Terus Berjalan
Melewati masa perceraian tentu bukan hal yang mudah bagi bintang film Heart tersebut. Acha mengungkapkan bahwa dirinya melalui proses penyembuhan luka batin dengan berserah diri kepada Tuhan. Ia merasa diberikan hati yang mudah lega dan memaafkan sehingga tidak menyimpan dendam pada masa lalu.
“Kalau untuk aku yang kemarin sulit ada di posisi itu, aku tuh kembali ke Tuhan. Ternyata Tuhan memang menciptakan takdir tuh berwarna-warni gitu loh. Kita harus emang harus menerima gitu. Aku berserah aja sama Tuhan, let go,” ungkap Acha.
Selain pendekatan spiritual, perempuan kelahiran 1989 ini juga melakukan perjalanan sendirian atau solo traveling sebagai bentuk penyembuhan diri. Acha diketahui baru saja menyelesaikan liburan ke enam negara di benua Eropa, termasuk mewujudkan impiannya melihat fenomena cahaya Aurora di Norwegia. Acha juga kembali menemukan hobi masa kecilnya yang sempat tertinggal, yaitu bersepeda. Kegiatan fisik ini diakuinya cukup efektif membantu memulihkan kondisi mentalnya setelah memutuskan pisah rumah di Australia.
Meski berstatus sebagai ibu tunggal, karier Acha di dunia hiburan tanah air tetap berjalan lancar. Ia kini tengah mempromosikan film terbarunya yang bertajuk Titip Bunda di Surgamu. Tidak hanya aktif sebagai aktris di depan kamera, Acha Septriasa kini juga mulai merambah pekerjaan di balik layar. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan perusahaan investasi khusus hiburan dan bersiap memproduksi beberapa judul film baru sebagai seorang produser eksekutif pada tahun mendatang.




