Gelandang Dewa United, Ricky Kambuaya, menyatakan kepercayaan dirinya menjelang laga tandang leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Dewa United akan menghadapi Manila Digger di Rizal Memorial Stadium, Manila, pada Kamis (5/3/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri karena stadion tersebut menggunakan rumput sintetis.

Namun, kondisi lapangan artifisial bukanlah hal baru bagi Kambuaya. Pemain bernomor punggung 19 ini mengaku sudah sangat akrab dengan rumput di Rizal Memorial Stadium. Pengalaman tersebut didapatnya saat beberapa kali membela Timnas Indonesia di stadion yang sama.

“Saya dan teman-teman, kami melakukan persiapan yang matang. Kami akan memberikan permaunan terbaik. Saya sudah tiga atau empat kali bermain di Manila. Saya rasa kami bisa menampilkan permainan terbaik untuk pertandingan melawan Manila Digger,” ujar Ricky Kambuaya.

Meskipun demikian, Kambuaya tetap mewaspadai kekuatan tersembunyi dari Manila Digger. Ia menyoroti banyaknya pemain asing yang diandalkan klub tersebut, terutama yang berasal dari Gambia. Kambuaya menilai Manila Digger berpotensi menjadi ancaman serius bagi Dewa United, namun ia tetap optimistis dengan kekuatan Banten Warriors.

“Manila Digger memiliki beberapa kemampuan yang baik, banyak pemain bagus dari Afrika juga. Saya pikir kami akan menangani hal itu,” tandas Kambuaya.

Kedua tim, Dewa United dan Manila Digger, sama-sama memiliki rekor impresif di AFC Challenge League 2025/2026. Keduanya belum terkalahkan selama fase grup. Dewa United, di bawah asuhan Jan Olde Riekerink, mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang, mengamankan posisi juara Grup E.

Sementara itu, Manila Digger juga memiliki rekor serupa. Namun, karena selisih gol, mereka harus puas melangkah ke perempat final dengan status runner-up Grup D.