Barcelona berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Atletico Madrid dalam leg kedua semifinal Copa del Rey yang berlangsung di Camp Nou pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB. Meski tampil dominan dan mencetak tiga gol tanpa balas, hasil tersebut tidak cukup untuk mengantar Blaugrana melaju ke partai puncak.
Kemenangan telak 4-0 Atletico Madrid pada leg pertama menjadi penentu. Dengan agregat akhir 4-3, tim asuhan Diego Simeone berhak mengamankan tiket final, meninggalkan Barcelona yang harus puas mengakhiri perjuangan mereka di babak semifinal.
Dominasi Barcelona di Camp Nou
Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona menunjukkan intensitas tinggi di hadapan pendukungnya. Marc Bernal menjadi bintang dengan menyumbangkan dua gol, sementara Raphinha turut mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti. Skor 3-0 di akhir pertandingan mencerminkan superioritas tuan rumah sepanjang 90 menit.
Namun, defisit empat gol dari pertemuan pertama terbukti terlalu berat untuk dibalikkan sepenuhnya. Upaya keras Lamine Yamal dan kawan-kawan untuk mengejar ketertinggalan agregat hanya mampu memangkas selisih, namun tidak cukup untuk mengubah nasib mereka.
Strategi Efektif Atletico Madrid
Di sisi lain, Atletico Madrid berhasil menjaga keunggulan agregat yang telah mereka bangun di kandang sendiri. Meskipun kalah di leg kedua, fondasi kemenangan besar pada leg pertama terbukti kokoh menahan kebangkitan Barcelona. Efektivitas strategi dua leg yang diterapkan Diego Simeone kembali terbukti berhasil.
Dengan demikian, Atletico Madrid memastikan diri melangkah ke final Copa del Rey, sementara Barcelona harus merelakan impian mereka untuk meraih trofi di kompetisi ini, meskipun menutup laga semifinal dengan performa yang impresif.




