Liverpool berhasil meraih kemenangan telak 5-2 atas West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (1/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini krusial dalam menjaga asa The Reds untuk lolos ke Liga Champions musim depan, ditopang oleh efektivitas luar biasa dari situasi bola mati.
Dominasi Babak Pertama Lewat Sepak Pojok
Tiga dari lima gol Liverpool lahir dari skema sepak pojok di paruh pertama pertandingan. Hugo Ekitiké membuka keunggulan pada menit ke-5 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang West Ham.
Virgil van Dijk kemudian menggandakan skor lewat sundulan jarak dekat pada menit ke-24. Pesta gol dari sepak pojok berlanjut saat Alexis Mac Allister mencetak gol ketiga pada menit ke-43, juga berawal dari situasi tendangan sudut.
Catatan impresif ini menjadikan Liverpool tim kedua dalam sejarah kompetisi yang mampu mencetak tiga gol dari sepak pojok pada babak pertama, menyamai rekor Manchester United pada tahun 2016.
Perlawanan West Ham dan Gol Bunuh Diri Penentu
West Ham sempat memperkecil ketertinggalan empat menit setelah jeda. Tomás Soucek menyambar umpan silang mendatar El Hadji Malick Diouf pada menit ke-49, mengubah skor menjadi 3-1.
Namun, Liverpool kembali menjauh pada menit ke-70. Cody Gakpo, yang sebelumnya gagal memaksimalkan peluang emas, sukses mencetak gol keempat melalui sepakan kaki kanan dari sisi kiri kotak penalti setelah menerima asis dari Ekitiké.
Tim tamu kembali memberi perlawanan saat Valentín Castellanos menanduk bola hasil umpan Jarrod Bowen pada menit ke-75 untuk membuat skor 4-2. Harapan West Ham untuk bangkit pupus pada menit ke-82 ketika Axel Disasi melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Jeremie Frimpong. Skor berubah menjadi 5-2 dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi setelah delapan menit tambahan waktu.
Implikasi Klasemen dan Statistik Pertandingan
Secara statistik, Liverpool tampil agresif sejak awal dan memanfaatkan kelemahan West Ham dalam mengantisipasi bola mati. Ekitiké mencatatkan gol ke-16 musim ini, sementara Van Dijk menambah koleksinya menjadi lima gol di semua kompetisi musim ini.
Kemenangan ini membuat Liverpool menyamai perolehan poin tim peringkat keempat dan memperkecil selisih produktivitas gol menjadi hanya satu. Sebaliknya, West Ham gagal melanjutkan tren positif mereka setelah sebelumnya mengumpulkan 11 poin dari enam pertandingan.



