Dua bintang Tim Nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan, dipastikan mengakhiri kiprah mereka di kompetisi Liga Thailand musim ini. Dengan tersingkirnya kedua bek sayap tersebut, hanya tersisa satu nama pemain Indonesia yang masih bertahan, yakni Sandy Walsh, yang kini menjadi harapan tunggal representasi Tanah Air di kasta tertinggi sepak bola Negeri Gajah Putih.

Asnawi Mangkualam sebelumnya memperkuat Port FC dan sempat menjadi bagian penting dalam rotasi tim sepanjang musim. Namun, langkah Port FC harus terhenti setelah gagal melangkah lebih jauh dalam persaingan ketat liga. Berakhirnya perjalanan klub secara otomatis juga menandai selesainya kiprah Asnawi di Liga Thailand musim ini.

Nasib serupa juga dialami Pratama Arhan yang membela True Bangkok United. Bek kiri Timnas Indonesia itu harus menerima kenyataan pahit setelah timnya tidak mampu menjaga asa di fase berikutnya, meskipun True Bangkok United dikenal sebagai salah satu tim yang tampil kompetitif di papan atas klasemen. Gugurnya klub tersebut memastikan Arhan tidak lagi memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan.

Sandy Walsh Jadi Harapan Tunggal

Di tengah situasi tersebut, Sandy Walsh menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang masih bertahan di Liga Thailand. Ia memperkuat BG Pathum United dan berhasil menjaga peluang klubnya untuk terus melaju dalam kompetisi. Kehadiran Sandy kini memikul harapan besar agar nama Indonesia tetap berkibar di kancah sepak bola Thailand, meskipun jumlah perwakilan kini menyusut drastis.

Sebelumnya, keberadaan tiga pemain Indonesia di Liga Thailand menjadi sorotan tersendiri, dianggap sebagai representasi perkembangan pemain Tanah Air yang mulai dipercaya klub-klub luar negeri, khususnya di Asia Tenggara. Persaingan yang ketat di Liga Thailand memang menuntut konsistensi tinggi dari setiap tim, sehingga hanya klub dengan performa stabil yang mampu melaju jauh.

Tersingkirnya Asnawi dan Arhan tentu menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan karier mereka. Meski demikian, pengalaman berkompetisi di luar negeri tetap memberikan nilai positif bagi perkembangan keduanya. Jam terbang di liga yang kompetitif seperti Thailand diyakini dapat meningkatkan kualitas individu, baik dari segi taktik maupun mental bertanding.

Kini, sorotan utama tertuju pada Sandy Walsh. Ia memikul tanggung jawab sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan. Performa konsisten bersama BG Pathum United akan sangat menentukan langkah timnya sekaligus menjaga eksistensi pemain Indonesia di kancah Liga Thailand musim ini.