Menjelang seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, menghadapi tantangan yang lebih dari sekadar persaingan di lintasan. Meskipun performanya di atas motor Desmosedici GP25 terbilang meyakinkan, bayang-bayang cedera lama masih menghantui pikiran The Baby Alien.

Adaptasi cepat Marquez bersama motor barunya musim lalu menjadikannya salah satu pembalap paling kompetitif di grid. Namun, dominasi yang ia tunjukkan di lintasan balap ternyata belum sepenuhnya menghapus kekhawatiran mendalam terkait kondisi fisiknya yang kerap dilanda cedera.

Pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun itu secara terbuka mengakui bahwa serangkaian cedera yang datang silih berganti telah memberikan dampak signifikan terhadap proses pemulihan tubuhnya, baik secara fisik maupun mental.

“Usia bukan persoalan utama bagi saya. Yang paling berat justru dampak cedera yang membuat segalanya jadi lebih rumit. Secara mental, saya masih merasa berada di fase yang sama seperti sebelumnya,” ungkap Marquez, menegaskan perjuangan internal yang masih ia hadapi.