Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Yordania pada Selasa (24/2) pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 00.00 WIB, mengawali kunjungan kerja resmi kenegaraan. Kedatangan Prabowo disambut dengan pengawalan udara istimewa dari jet tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah, sebuah simbol persahabatan dan penghormatan tinggi antarnegara.

Pengawalan serupa pernah diberikan saat Raja Abdullah II ibn Al Hussein berkunjung ke Indonesia pada November 2025 lalu. Kala itu, 7 pesawat tempur F-16 dan 3 pesawat tempur T50 milik TNI AU turut mengawal pesawat Raja Yordania.

Setelah mendarat di Bandara Militer Marka, Amman, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Al Hussein bin Abdullah II, beserta pasukan kehormatan. Turut hadir menyambut adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah, Ade Padmo Sarwono, serta Atase Pertahanan RI, Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.

Prosesi penyambutan berlangsung hangat dan khidmat, mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk mempererat kerja sama strategis. Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, pertahanan, pertanian, serta pembahasan isu-isu kawasan Timur Tengah.

Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari bandara, rombongan Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Amman.

Agenda selanjutnya, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, pada keesokan harinya.