Inter Milan harus mengubur mimpi mereka di Liga Champions 2025/2026 setelah menelan kekalahan 1-2 dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt, pada leg kedua babak playoff. Pertandingan yang berlangsung di markas Inter, Stadion Giuseppe Meazza, pada Rabu dini hari WIB, 25 Februari 2026, menjadi penentu langkah I Nerazzurri di kompetisi elite Eropa tersebut.

Hasil minor ini membuat Inter Milan tersingkir dengan agregat telak 2-5, setelah sebelumnya juga kalah di leg pertama. Kemenangan ini secara otomatis meloloskan Bodo/Glimt ke babak 16 besar Liga Champions, sebuah pencapaian signifikan bagi klub asal Norwegia tersebut, demikian dilansir laman resmi UEFA.

Inter yang membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk membalikkan keadaan, langsung tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan di babak pertama, termasuk sundulan berbahaya dari Pio Esposito pada menit kesembilan dan percobaan tendangan dari Federico Dimarco yang mengancam gawang lawan.

Namun, penampilan gemilang kiper Bodo/Glimt, Nikita Haikin, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Haikin berulang kali berhasil menggagalkan peluang demi peluang yang diciptakan oleh para pemain tuan rumah. Upaya dari Alessandro Bastoni dan Davide Frattesi melalui sundulan juga belum mampu memecah kebuntuan Inter.

Hingga jeda turun minum, skor tetap 0-0, meskipun Inter Milan mendominasi penuh penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak ancaman ke pertahanan Bodo/Glimt. Dominasi tersebut sayangnya tidak mampu dikonversi menjadi gol yang sangat dibutuhkan.

Kekalahan 1-2 di kandang sendiri pada akhirnya memastikan Inter Milan harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions musim ini lebih awal, sementara Bodo/Glimt melanjutkan kejutan mereka di kancah Eropa.