Nama Richard Lee kembali menjadi sorotan publik setelah ia secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya pernah menawarkan atau meminta perdamaian kepada Dokter Detektif, atau yang akrab disapa Doktif. Pernyataan ini disampaikan di tengah polemik panjang dan proses hukum yang melibatkan kedua belah pihak.
Melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 23 Februari 2026, Richard Lee mengklarifikasi posisinya. Ia menyatakan tidak pernah mengajukan atau meminta bentuk perdamaian apa pun sebagaimana yang ramai diberitakan. Penegasan ini muncul setelah perseteruan keduanya memicu perdebatan luas di ruang digital, dengan masing-masing pihak saling melontarkan pernyataan dan laporan hukum.
Fokus Evaluasi Diri dan Bisnis
Dalam unggahannya, Richard Lee mengungkapkan bahwa dirinya telah melewati masa refleksi dan kini kembali menjalankan aktivitas profesional seperti sediakala. “Alhamdulillah, saya sudah kembali beraktivitas dan mulai bekerja seperti biasa. Waktu ini saya gunakan untuk banyak refleksi dan evaluasi,” tulisnya.
Richard menjelaskan, periode tersebut ia manfaatkan untuk melakukan introspeksi serta mengevaluasi berbagai aspek dalam pekerjaannya. Ia mengaku ingin melakukan sejumlah pembenahan agar dapat bekerja dengan lebih baik dan bertanggung jawab ke depannya. Mulai pekan ini, seluruh operasional klinik serta pengembangan produk skincare miliknya kembali berjalan normal bersama tim yang selama ini tetap mendukung dan bekerja di tengah situasi sulit.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pasien dan pelanggan yang masih memberikan kepercayaan terhadap layanan dan produk yang ia kembangkan. Richard menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan hal yang sangat berharga dan tidak dianggap remeh. Ia turut menyelipkan doa agar seluruh umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa hingga akhir Ramadan dengan lancar.
Jaminan Keamanan Produk dan Proses Hukum
Selain membantah isu perdamaian, Richard Lee memastikan bahwa seluruh produk skincare yang dikembangkannya telah terdaftar serta diawasi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan konsumen dan kepatuhan terhadap aturan selalu menjadi prioritas utama dalam aktivitas profesionalnya.
Menutup klarifikasinya, Richard memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai hal lain yang berkaitan dengan kasus tersebut. Ia menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Latar Belakang Kasus
Sebagai informasi, Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Doktif terkait dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasus ini bermula dari perseteruan keduanya yang berujung pada saling lapor. Sebelumnya, Doktif lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik pada 12 Desember 2025 atas laporan yang diajukan oleh Richard Lee.



