telah menaikkan status kasus dugaan perzinahan dan perselingkuhan yang melibatkan artis dan pengusaha asal Medan, , ke tahap penyidikan. Keputusan ini diambil setelah penyidik mengantongi cukup bukti permulaan yang kuat. Laporan awal diajukan oleh , istri sah dari Insanul Fahmi, pada 22 November 2025 [2, 3, 10, 17].

Salah satu bukti kunci yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah rekaman kamera CCTV. Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinahan tersebut dengan menyertakan bukti-bukti, termasuk tujuh rekaman video CCTV yang diduga menampilkan momen keintiman antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi di sebuah kediaman [3, 4, 13]. Mawa mengaku telah menyerahkan bukti tersebut kepada penyidik, yang terdiri dari satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV, fotokopi akta nikah, fotokopi KK, serta bundel percakapan Instagram antara Inara dan Mawa [4].

Kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, sempat meminta agar penyidikan ditunda dan menyentil keabsahan bukti CCTV yang disodorkan Mawa. Ia menduga ada pelanggaran dalam proses perolehan bukti tersebut dan melaporkan dugaan akses ilegal terkait rekaman CCTV tersebut ke Bareskrim Polri [7]. Lechumanan juga menyatakan bahwa laporan yang diajukan pihaknya di Mabes Polri sudah lebih dulu berproses dan berkaitan langsung dengan asal-usul alat bukti yang digunakan di Polda Metro Jaya [7].

Perkara ini bermula dari laporan Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada akhir November 2025 [1, 5, 6]. Insanul Fahmi sendiri telah mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli pada Agustus 2025, meskipun baru mengenal Inara pada Juli 2025. Pengakuan ini disampaikan sambil menangis dalam sebuah podcast, di mana ia juga mengaku telah menjatuhkan talak dua kepada Wardatina Mawa sebelum menikahi Inara [13].

Meskipun kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, pihak Inara Rusli tidak terlalu khawatir dengan ancaman hukuman yang tergolong ringan, yaitu maksimal satu tahun penjara dan denda Rp 10 juta [11]. Sementara itu, Wardatina Mawa menyatakan akan terus mengikuti perkembangan laporan dugaan perselingkuhan ini dan berusaha memaafkan, namun mengaku sulit melupakan peristiwa yang terjadi [16]. Ia juga fokus pada aktivitas sehari-hari dan memberikan perhatian penuh kepada anaknya di tengah tekanan yang dihadapinya [16].