Polda Metro Jaya telah menaikkan status kasus dugaan perzinahan dan perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke tahap penyidikan. Keputusan ini diambil setelah penyidik mengantongi cukup bukti permulaan yang kuat. Laporan awal diajukan oleh Wardatina Mawa, istri sah Insanul Fahmi.
Bukti CCTV Menjadi Kunci
Salah satu bukti yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah rekaman kamera CCTV. Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinahan tersebut dengan menyertakan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV yang diduga menampilkan adegan intim antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Namun, Inara Rusli sendiri meragukan keaslian dan kejelasan rekaman tersebut, menyatakan bahwa videonya telah diedit dan buram.
Pengakuan Pernikahan Siri dan Poligami
Insanul Fahmi sebelumnya telah mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli pada Agustus 2025, meskipun baru mengenal Inara pada Juli 2025. Pengakuan ini disampaikan sambil menangis dalam sebuah podcast, di mana ia juga mengaku telah menjatuhkan talak dua kepada Wardatina Mawa sebelum menikahi Inara. Insanul Fahmi menyatakan niat awalnya adalah untuk berpoligami dan menjadi contoh, namun situasi justru menjadi kacau.
Tanggapan Pihak Terkait
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Pihaknya juga akan menyerahkan bukti-bukti pendukung dan saksi jika diperlukan. Sementara itu, Inara Rusli mengaku merasa dijebak oleh Insanul Fahmi terkait isu poligami dan sempat mengirimkan pesan kepada Wardatina Mawa. Ia juga menyatakan kesiapannya jika harus berpisah dengan Insanul Fahmi.
Perkembangan Kasus
Kasus ini terus berkembang dengan munculnya saksi-saksi baru yang memberikan keterangan. Salah satunya adalah saksi berinisial S yang menyebut adanya grup obrolan membahas kedekatan Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Pihak kuasa hukum Insanul Fahmi menekankan pentingnya pengujian bukti elektronik, termasuk CCTV, secara laboratorium untuk memastikan keabsahannya.
Meskipun laporan Mawa telah naik ke tahap penyidikan, pihak Insanul Fahmi menyatakan akan bersikap kooperatif terhadap panggilan polisi. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa penetapan tersangka mungkin akan segera dilakukan seiring dengan pendalaman kasus oleh penyidik.




