FC Noah berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas AZ Alkmaar dalam laga Knockout Round Playoffs UEFA Europa Conference League 2025-26. Gol tunggal Hovhannes Hambardzumyan pada babak kedua menjadi penentu kemenangan dramatis di Vazgen Sargsyan Republican Stadium, Yerevan, Jumat (20/2/2026) dini hari WIB.

Drama di Yerevan: Hambardzumyan Pahlawan Kemenangan Noah

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal ini sempat berakhir tanpa gol di babak pertama. Kedua tim saling berbalas serangan, namun belum ada yang mampu memecah kebuntuan. AZ Alkmaar mencoba menekan melalui permainan sayap dan bola-bola cepat, sementara FC Noah mengandalkan disiplin bertahan dan serangan balik terukur.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53. Hovhannes Hambardzumyan mencetak gol spektakuler. Menerima umpan dari Hélder Ferreira, Hambardzumyan melepaskan sepakan kaki kanan dari sisi kanan kotak penalti yang meluncur indah ke pojok kiri atas gawang, membuat kiper AZ tak berdaya.

Gempuran AZ Alkmaar Gagal Berbuah Gol Penyeimbang

Tertinggal satu gol, AZ Alkmaar meningkatkan intensitas serangan secara drastis. Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan beberapa kali melalui penyerang andalan mereka, Troy Parrott. Pada menit ke-59, tembakan Parrott dari dalam kotak penalti membentur tiang kanan gawang Noah, membuat pendukung tuan rumah menahan napas.

Ancaman serupa kembali datang di menit ke-89. Parrott lagi-lagi melepaskan tembakan keras yang kali ini mengenai tiang kiri gawang. Dua kali tiang gawang menjadi penyelamat bagi FC Noah di momen-momen krusial pertandingan.

Tekanan AZ terus berlanjut hingga akhir laga. Kiper Noah, Aleksey Ploshchadnyi, juga tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting pada menit ke-73, menepis tembakan jarak dekat dari Kasper Boogaard. Serangkaian sepak pojok dan percobaan jarak jauh dari AZ juga belum mampu menembus rapatnya lini belakang Noah yang tampil solid.

Pertahanan Solid FC Noah Kunci Kemenangan

Setelah unggul, FC Noah memilih bermain lebih pragmatis. Pelatih melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim, termasuk memasukkan Matheus Aiás dan Eric Boakye untuk memperkuat transisi dan pertahanan. Meskipun sempat kehilangan Gustavo Sangaré dan Nathanaël Saintini karena cedera, struktur permainan tuan rumah tetap kokoh.

Lima menit tambahan waktu di babak kedua menjadi fase paling menegangkan. AZ menggempur habis-habisan lewat bola mati dan tekanan bertubi-tubi. Namun, FC Noah bertahan dengan sangat disiplin hingga peluit panjang dibunyikan pada menit 90+7, memastikan kemenangan tipis 1-0.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi FC Noah dalam duel playoff yang sangat ketat, sekaligus membuktikan ketangguhan mental mereka menghadapi gempuran wakil Belanda yang dominan dalam menciptakan peluang namun gagal dalam penyelesaian akhir.