Saat mencapai puncaknya di Italia, para pemain diajak berimajinasi tentang bagaimana penampilan mereka jika turut serta dalam ajang olahraga akbar tersebut. Dalam sebuah sesi wawancara di AXA Training Centre, para penggawa The Reds berbagi pandangan unik mengenai potensi rekan setim mereka di berbagai disiplin olahraga musim dingin.

Potensi Tersembunyi di Lapangan Es dan Salju

Pertanyaan menarik dilontarkan kepada para pemain mengenai siapa yang akan mereka pilih untuk tim bobsled, atau siapa yang berpotensi menjadi bintang ski lompat. Florian Wirtz, misalnya, mengungkapkan cabang olahraga musim dingin mana yang menurutnya paling cocok untuk dirinya.

Meskipun tidak ada detail spesifik mengenai pilihan setiap pemain yang diungkapkan dalam sumber awal, interaksi semacam ini menunjukkan sisi lain dari para atlet yang biasanya hanya kita lihat beraksi di lapangan hijau. Momen ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi para penggemar, terutama di saat kompetisi sedang jeda.

Liverpool FC: Dominasi Digital dan Keterlibatan Penggemar

Di luar imajinasi Olimpiade Musim Dingin, Liverpool FC terus menunjukkan dominasinya di ranah digital. Klub ini telah mencatat lebih dari 1,7 miliar keterlibatan di seluruh platform media sosial selama musim 2024-25, menjadikannya klub paling aktif di selama dua tahun berturut-turut. Angka ini merupakan peningkatan 10% dari musim sebelumnya dan 45% lebih tinggi dari klub peringkat kedua di liga.

Klub ini juga menjadi yang paling banyak ditonton di Liga Primer secara global, dengan total 504 juta penonton kumulatif hingga Maret 2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi konten yang kreatif dan personal, yang menawarkan pandangan mendalam tentang kehidupan, kepribadian, dan semangat para pemain, baik tim pria maupun wanita. Liverpool bahkan menjadi klub Liga Primer pertama yang mencapai 11 juta pelanggan di YouTube dan meluncurkan saluran WhatsApp multibahasa untuk menjangkau basis penggemar global yang lebih luas.

Konteks Musim Dingin dan Aktivitas Klub

Meskipun Olimpiade Musim Dingin 2026 telah berakhir, para pemain Liverpool FC tetap aktif. Beberapa pemain seperti Jeremie Frimpong dan Wataru Endo mengalami cedera yang membuat mereka absen dari beberapa pertandingan. Sementara itu, Alexander Isak diprediksi akan kembali bermain pada akhir Maret atau awal April setelah pemulihan dari cedera kaki.

Di luar lapangan, klub terus berinovasi dalam keterlibatan penggemar. Liverpool FC International Academy Michigan, misalnya, telah memulai sesi latihan Player ID dari 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Di sisi lain, para penggemar terus menemukan cara kreatif untuk tetap terhubung dengan klub, termasuk melalui media sosial, acara virtual, dan komunitas online.