Wardatina Mawa menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses hukum terkait dugaan perzinaan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli. Pernyataan ini disampaikan Mawa usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Polda Metro Jaya pada Jumat, 20 Februari 2026. Kasus yang dilaporkan sejak 22 November 2025 ini kini telah resmi naik ke tahap penyidikan setelah ditemukan unsur pidananya.
Pemeriksaan dan Bukti Tambahan
Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih empat setengah jam itu, Mawa dicecar sekitar 27 pertanyaan oleh penyidik. Ia didampingi oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dari Dinas Provinsi DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Mawa juga menyerahkan bukti tambahan yang diharapkan dapat memperkuat laporannya.
Sebelumnya, Mawa melaporkan suaminya dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Laporan ini didasari oleh bukti yang disebut berupa rekaman CCTV dugaan hubungan intim antara Inara dan Insanul.
Keputusan Gugat Cerai
Di tengah proses hukum yang sedang berjalan, Wardatina Mawa menyatakan kesiapannya untuk mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi. Rencananya, gugatan tersebut akan didaftarkan di Pengadilan Agama Medan setelah Lebaran mendatang. Mawa menegaskan bahwa keputusannya untuk menempuh jalur hukum, baik pidana maupun perceraian, bukanlah didasari oleh dendam atau amarah, melainkan sebagai upaya mengambil haknya sebagai istri sah secara bermartabat.
Upaya Mediasi dan Permohonan Maaf
Di sisi lain, Inara Rusli melalui kuasa hukumnya menyatakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Wardatina Mawa demi menyelesaikan konflik secara damai. Inara mengaku telah konsisten meminta mediasi sejak awal kasus ini mencuat. Ia berharap dapat menyampaikan permohonan maaf secara langsung, sesuai ajaran Islam. Namun, hingga kini, niat baik Inara tersebut belum mendapatkan respons positif dari Mawa.
Sementara itu, Insanul Fahmi mengaku telah mencoba menghubungi Mawa melalui pesan singkat untuk meminta maaf, namun belum mendapatkan balasan. Ia menyatakan akan terus berupaya sambil berserah diri kepada Tuhan.




