JAKARTA – Persija Jakarta akan kembali menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang untuk laga penutup musim Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini bertekad meraih kemenangan saat menjamu Semen Padang pada pekan ke-34, Sabtu, 23 Mei 2026, demi menebus kekecewaan suporter.
Persija Bertekad Tutup Musim dengan Manis di JIS
Setelah sempat berpindah-pindah kandang dan terusir dari ibu kota, Persija akhirnya menjadikan JIS sebagai panggung terakhir mereka musim ini. Laga kontra Semen Padang bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan terakhir untuk menutup musim dengan kepala tegak di hadapan Jakmania.
Melalui akun resmi Instagram, Persija menegaskan target mereka. “Laga kandang terakhir. Tutup musim dengan kemenangan, Macan!” tulis manajemen tim, menyuarakan optimisme dan tekad untuk meraih tiga poin.
Sebelumnya, Persija sempat memilih Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai markas utama karena menilai kualitas rumput dan lapangan JIS belum maksimal. Namun, drama perjalanan Persija musim ini mencapai puncaknya saat laga kandang terakhir melawan Persib Bandung harus dihelat di Stadion Segiri, Samarinda, lantaran tidak mendapat izin keamanan di Jakarta.
Kini, JIS kembali menjadi pilihan untuk laga pamungkas. Stadion megah di Jakarta Utara itu diharapkan menjadi saksi kebangkitan sekaligus pelipur lara bagi para pendukung setia setelah musim yang penuh tantangan.




