Inter Milan menghadapi salah satu ujian terberatnya di kancah Eropa musim ini. Menjamu FK Bodo/Glimt pada leg kedua playoff Liga Champions 2025/2026, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB, Nerazzurri dituntut untuk membalikkan keadaan setelah menelan kekalahan telak di pertemuan pertama.
Skuad asuhan Cristian Chivu wajib mengejar defisit dua gol di hadapan publik San Siro. Pada leg pertama yang berlangsung di Norwegia, Inter Milan secara mengejutkan takluk 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil minor tersebut tidak hanya menghentikan tren positif Inter di kompetisi antarklub Eropa, tetapi juga menempatkan mereka di ambang eliminasi.
Untuk menjaga asa melaju ke fase berikutnya, Inter Milan harus meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol. Jika hanya menang 2-0, agregat akan menjadi 3-3 dan mereka akan lolos berkat aturan gol tandang. Namun, kemenangan 3-1 akan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Secara performa, Inter Milan sebenarnya tidak dalam kondisi terpuruk. Mereka mencatatkan empat kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang. Di kancah Serie A, Lautaro Martinez dan kawan-kawan baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Lecce, yang sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi 10 poin.
Namun, situasi di Liga Champions jelas berbeda. Margin kesalahan nyaris tidak tersedia bagi Inter Milan. San Siro diharapkan menjadi pembeda krusial dalam laga penentuan ini. Dalam tiga pertandingan kandang terakhir, Inter Milan menunjukkan produktivitas gol yang impresif dengan mengemas total 11 gol.
Produktivitas gol yang tinggi tersebut menjadi modal penting bagi Nerazzurri untuk mengejar agregat. Dukungan penuh dari publik sendiri juga diyakini dapat mendongkrak intensitas permainan tim sejak menit awal, demi mewujudkan misi comeback yang sulit namun bukan mustahil.




