Arsenal dikabarkan telah mengajukan tawaran fantastis senilai 120 juta euro atau setara Rp2,3 triliun untuk memboyong penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Namun, upaya The Gunners untuk mendapatkan target utama mereka di bursa transfer musim panas ini langsung dimentahkan oleh pihak Atletico Madrid.

Klub London Utara itu, di bawah asuhan Mikel Arteta, tengah bersaing ketat di papan atas Premier League. Mereka kini terpaut lima poin dari Manchester City yang menunjukkan performa impresif di fase krusial musim ini. Jarak tersebut bahkan bisa menyusut menjadi hanya dua poin jika City berhasil mengalahkan Leeds di Elland Road.

Meskipun tawaran awal telah ditolak, Arsenal dilaporkan tidak menyerah dan bersedia meningkatkan penawaran mereka demi mendapatkan Alvarez. Investasi besar yang dilakukan pada musim panas lalu telah menjadikan Arsenal pesaing kuat di empat kompetisi musim ini, dan manajemen klub terus memikirkan strategi untuk memperkuat tim.

Menurut laporan dari TEAMtalk, Arsenal telah memulai diskusi dengan agen Alvarez sejak 22 Januari 2026. Jurnalis AS, Guille Casquero, lebih lanjut mengonfirmasi bahwa tawaran awal sebesar 120 juta euro telah ditolak Atletico Madrid.

Tawaran tersebut mencakup pembayaran awal 100 juta euro ditambah 20 juta euro dalam bentuk bonus, yang diajukan untuk meyakinkan Atletico Madrid agar menerima kesepakatan sebelum bursa transfer resmi dibuka.

Meski ketertarikan Arsenal untuk merekrut striker berusia 26 tahun itu sangat kuat, Alvarez disebut-sebut masih mempertimbangkan pilihan lain, dengan tiga klub besar lainnya juga tertarik mengamankan jasanya. Casquero berpendapat bahwa diperlukan tawaran yang sangat menggiurkan agar Alvarez bersedia meninggalkan Wanda Metropolitano.

Alasan Julian Alvarez Enggan Pergi

Casquero mengungkapkan pandangan Alvarez mengenai masa depannya. “Dari apa yang saya tahu tentang Julian dan keluarganya, Real Madrid adalah pilihan yang tepat baginya. Ia menyukai kehidupan di Madrid dan saya rasa ia berharap semuanya berjalan baik untuknya di Atletico Madrid,” jelas Casquero.

Lebih lanjut, Casquero menambahkan bahwa Alvarez memiliki ambisi kuat untuk meraih gelar bersama Atletico sebelum mempertimbangkan langkah selanjutnya. “Ia tidak ingin pergi tanpa meraih gelar di Atletico. Hal itu terjadi di setiap klub yang pernah ia bela, dan ia tidak ingin mengakhiri tradisi tersebut. Saya yakin ia ingin mencapai kesuksesan di Atletico sebelum melanjutkan karir ke tempat lain,” tambahnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun Arsenal terus memantau kondisi pemain tersebut setiap minggu, keputusan akhir ada di tangan Alvarez dan ambisinya untuk meraih kejayaan di klubnya saat ini.