Persebaya Surabaya memilih untuk menutup rapat seluruh aktivitas tim selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Thailand. Keputusan ini diambil untuk memastikan skuad Bajul Ijo memiliki ruang privat yang optimal dalam mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Rombongan tim Persebaya telah tiba di Bangkok pada Selasa, 18 Agustus 2026. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju salah satu kota di Thailand yang telah ditetapkan sebagai lokasi TC. Program latihan intensif ini dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus mendatang.
Manajemen Persebaya secara khusus meminta pengertian dari para pendukung setia, Bonek, terkait minimnya informasi yang akan dibagikan selama tim berada di Negeri Gajah Putih. Klub menegaskan bahwa kebutuhan akan privasi menjadi alasan utama di balik kebijakan latihan tertutup ini.
“Untuk dulur-dulur Bonek dan seluruh pendukung Persebaya, mohon maaf bila minim update dalam rangkaian training camp di Thailand ini. Tim butuh privacy dan latihan tertutup menjelang Super League,” demikian pernyataan resmi Persebaya melalui akun media sosialnya.
Di balik keputusan menggelar latihan secara tertutup, Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sebelumnya telah mengidentifikasi sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh timnya. Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menilai bahwa Persebaya masih belum mencapai level ideal, meskipun telah melakoni beberapa pertandingan pramusim.
Pemusatan latihan di Thailand ini diharapkan menjadi momentum krusial bagi Tavares untuk membenahi kekurangan tim dan membangun fondasi yang kuat sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai.



