Persik Kediri harus menelan kekalahan telak saat mengawali kiprahnya di turnamen internasional Piala Gubernur Malaka 2026. Menghadapi wakil Kamboja, Phnom Penh Crown, di Stadion Hang Jebat, Malaka, Sabtu (15/8/2026), Macan Putih takluk dengan skor mencolok 0-4.

Meski demikian, pelatih Persik, Marcos Reina, tidak ingin hasil akhir menjadi satu-satunya tolok ukur. Pria asal Spanyol itu menegaskan bahwa pertandingan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk mengukur kesiapan timnya yang masih dalam tahap pembentukan.

Marcos Reina Soroti Pembentukan Tim

“Pengalaman bagus bagi tim. Kami menghadapi lawan yang kuat dan sulit dihadapi. Kami baru dalam taraf pembentukan tim, sehingga saya coba semua pemain untuk menjalankan taktik permainan di pertandingan ini,” jelas Marcos Reina, menyoroti pentingnya laga uji coba ini.

Turnamen di Malaka ini memang menjadi bagian krusial dari rangkaian persiapan Persik Kediri sebelum memasuki persaingan Super League 2026/2027. Kompetisi domestik tertinggi itu dijadwalkan akan bergulir pada 4 September mendatang, membuat setiap menit di lapangan sangat berarti bagi tim.

Laga Penentu Posisi Menanti

Kekalahan perdana ini belum mengakhiri perjalanan Persik di Negeri Jiran. Ezra Walian dan rekan-rekan setim masih memiliki satu pertandingan lagi untuk menentukan posisi akhir mereka di turnamen.

Persik dijadwalkan akan menghadapi tim yang kalah dalam duel antara Melaka FC kontra Jurong FC pada 17 Agustus mendatang. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Marcos Reina untuk kembali melihat perkembangan anak asuhnya sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan yang terungkap sebelum kompetisi Super League dimulai.