Tim Nasional Basket 3×3 U-17 putra dan putri Indonesia telah memulai tahapan seleksi pemain pada Minggu, 16 Agustus 2026. Proses ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan SEABA 3×3 U17 2026 yang akan diselenggarakan di Batam.
Seleksi krusial ini dipimpin langsung oleh Wahyu Widayat Jati, pelatih yang sebelumnya sukses menangani tim Jawa Timur pada PON 2020. Pria kelahiran 15 Juli 1977 yang akrab disapa Cacing ini didampingi oleh tiga asisten pelatih berpengalaman: Zulfahrizal dari DKI Jakarta, Raymond Shariputra dari Jawa Barat, dan Stella Fabiola dari Kepulauan Riau.
Untuk aspek fisik dan kebugaran, posisi strength & conditioning coach dipercayakan kepada Agus Pamungkas Batbual. Agus memiliki rekam jejak yang mumpuni, pernah menangani klub NSH Mountain Gold Timika dan RANS Simba Bogor.
Pada tahap pertama seleksi ini, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) memanggil total 28 nama. Rinciannya adalah 12 pemain putri dan 16 pemain putra yang akan bersaing memperebutkan tempat di skuad Garuda Muda.
Komitmen Pemain Jadi Prioritas Utama
Wahyu Widayat Jati menekankan pentingnya komitmen dari para pemain yang mengikuti seleksi. Mantan pelatih Hangtuah Jakarta ini berharap setiap atlet menunjukkan dedikasi penuh selama proses penjaringan.
“Bermain untuk Timnas ini sebuah pilihan. Kami fokus kepada pemain yang hadir dan berkomitmen untuk kami seleksi,” ujar Wahyu Widayat Jati.
Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa seleksi diawali dengan serangkaian tes fisik. Para pemain menjalani tes vertical jump, kemudian dilanjutkan dengan tes sprint dan beep test untuk mengukur kemampuan VO2 max mereka. Seluruh tahapan ini dirancang untuk memastikan hanya pemain terbaik dan paling siap yang akan mewakili Indonesia di ajang SEABA 3×3 U17 2026.




