Bali United menelan kekalahan 1-2 dari Sabah FC dalam laga perdana Dewata Challenge Series 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (13/8/2026) malam. Hasil minor ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Serdadu Tridatu sebelum menghadapi Persib Bandung dalam rangkaian turnamen pramusim tersebut.

Evaluasi Menyeluruh Usai Takluk dari Sabah FC

Dalam pertandingan tersebut, Bali United sempat tertinggal lebih dahulu oleh gol Jung Bin Park sebelum Rahmat Arjuna menyamakan kedudukan pada menit ke-23. Namun, Sabah FC berhasil kembali unggul dan mempertahankan skor 2-1 hingga peluit akhir.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menegaskan bahwa kekalahan ini menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan tim. Ia melihat masa pramusim sebagai waktu krusial bagi para pemain untuk menemukan performa terbaik mereka sebelum kompetisi resmi bergulir.

“Bagi kami, pertandingan seperti ini sangat berguna karena memberikan gambaran mengenai bagian-bagian yang masih harus diperbaiki,” ujar Johnny Jansen.

Jansen menambahkan bahwa fokus utama tim saat ini adalah peningkatan kualitas di semua lini. “Kami ingin terus meningkatkan kualitas permainan, baik ketika menyerang maupun bertahan,” katanya.

Menanti Tantangan Persib Bandung

Kekalahan dari Sabah FC ini menyoroti beberapa aspek yang memerlukan pembenahan segera, terutama mengingat lawan berikutnya adalah Persib Bandung. Pertandingan melawan tim berjuluk Maung Bandung itu akan menjadi ujian selanjutnya bagi Bali United untuk menunjukkan hasil evaluasi dan perbaikan yang telah dilakukan.

  • Aspek yang perlu dibenahi:
  • Koordinasi lini belakang
  • Efektivitas serangan
  • Transisi permainan
TimSkorLawanTanggal
Bali United1-2Sabah FC13 Agustus 2026
Bali UnitedPersib Bandung(Segera)