Tim Nasional Voli Putri Indonesia kembali menelan kekalahan pada putaran pertama SEA V Cup 2026 setelah takluk 1-3 (25-20, 15-25, 19-25, 20-25) dari tuan rumah Vietnam. Hasil ini membuat skuad Merah Putih gagal memenuhi target yang ditetapkan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) untuk finis di posisi runner-up.

Pertandingan yang berlangsung di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, pada Sabtu (1/8) tersebut, sejatinya dimulai dengan baik oleh tim asuhan pelatih Marcos Sugiyama. Tisya Amallya Putri dan rekan-rekan sempat unggul di gim pertama, namun momentum tersebut gagal dipertahankan pada tiga set berikutnya.

Inkonsistensi Jadi Sorotan Manajer Tim

Manajer Timnas voli putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui adanya peningkatan performa tim dibanding laga sebelumnya. Namun, ia menyoroti masalah konsistensi yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi peraih medali perunggu SEA Games 2025 itu.

“Timnas putri memulai pertandingan dengan baik dan berhasil memenangi set pertama,” ujar Luciana. Ia melanjutkan, “Vietnam kemudian tampil lebih konsisten pada set-set berikutnya, sementara Indonesia masih melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin penting.”

Target PBVSI Tak Tercapai

Kekalahan ini secara otomatis menggagalkan ambisi Timnas voli putri Indonesia untuk menempati posisi runner-up di ajang SEA V Cup 2026, target yang sebelumnya dicanangkan oleh PBVSI.