Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, menegaskan bahwa pemusatan latihan (TC) timnya di Yogyakarta tidak hanya berfokus pada peningkatan kondisi fisik. Juru taktik berjuluk Mahesa Jenar itu membidik peningkatan signifikan pada pemahaman taktik serta pembentukan mental bertanding pemain.
Target tersebut dipasang Widodo untuk mempersiapkan tim menghadapi ketatnya persaingan di Championship 2026/2027. Ia ingin seluruh pemain mampu menjalankan instruksi pelatih secara optimal, bahkan saat berada di bawah tekanan dan kelelahan.
Fokus Taktik dan Mental Pemain
“Target kami memang meningkatkan fisik. Namun, bukan berarti hanya latihan fisik. Kami juga ingin meningkatkan pemahaman taktik dan mental pemain supaya tetap bisa menjalankan instruksi pelatih ketika sudah kelelahan,” ujar Widodo, pelatih berusia 55 tahun, pada Kamis (23/7/2026).
Widodo menilai, hasil uji coba melawan Persebaya Surabaya menjadi indikator positif perkembangan timnya. Dalam laga tersebut, PSIS Semarang berhasil bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2, meskipun sempat tertinggal dua gol.
Kebangkitan tersebut, menurut Widodo, tidak terlepas dari mental bertanding para pemain serta kontribusi signifikan dari pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa fokus pada aspek non-fisik mulai membuahkan hasil dalam persiapan tim.




