Dua tim raksasa bola voli dunia, Brasil dan Prancis, dipastikan absen dari babak perempat final Volleyball Nations League (VNL) Pria 2026. Kejutan ini terjadi setelah kedua mantan juara VNL tersebut gagal bersaing dengan tim-tim yang menunjukkan performa lebih siap.
Brasil, juara VNL edisi 2021, serta Prancis yang pernah merengkuh gelar pada 2022 dan 2024, harus rela melihat tim lain melaju ke babak delapan besar. Kegagalan ini menandai perubahan signifikan dalam peta kekuatan voli pria di turnamen bergengsi tersebut.
Di sisi lain, Turki dan Ukraina berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak The Finals VNL untuk pertama kalinya. Kedua tim ini tampil sebagai kuda hitam yang mengejutkan, menunjukkan potensi baru dalam kancah voli internasional.
Babak perempat final VNL Pria 2026 akan diselenggarakan di Ningbo, China, mulai 29 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Sebanyak tujuh tim teratas di klasemen akhir babak penyisihan berhak melaju ke fase gugur ini.
Satu tempat di perempat final telah dipastikan menjadi milik tuan rumah, China. Meskipun tidak termasuk dalam delapan tim teratas di klasemen akhir, China memiliki hak istimewa untuk bermain di babak perempat final sebagai penyelenggara The Finals. Bahkan, China sendiri berada di peringkat ke-17 klasemen akhir.
Peraturan ini berdampak pada tim lain, salah satunya Kanada. Tim Kanada, yang berada di posisi lebih tinggi dari China di klasemen, harus rela ‘menjadi korban’ dari aturan tuan rumah tersebut, sehingga gagal melaju ke perempat final. Dengan demikian, babak delapan besar VNL Pria 2026 dipastikan tanpa kehadiran dua mantan juara.




