Persib Bandung tidak mematok target tinggi dalam perhelatan Piala Presiden 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli hingga 7 Agustus mendatang. Pelatih kepala Maung Bandung, Igor Tolic, menegaskan bahwa turnamen pramusim tersebut akan dimanfaatkan sebagai ajang pematangan tim sebelum menghadapi jadwal padat kompetisi musim 2026/2027.
Bagi Igor, Piala Presiden lebih krusial dijadikan sarana untuk membangun kebugaran tim dan mempercepat proses adaptasi para pemain anyar sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya. Ia menekankan pentingnya persiapan fisik dan adaptasi pemain.
“Kami juga tidak memasang target khusus di Piala Presiden,” kata Igor di Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/7). “Turnamen ini akan kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan fisik sekaligus adaptasi pemain baru terhadap klub, Bobotoh, dan atmosfer sepak bola Bandung. Target utama kami adalah siap menghadapi ACL Two dan kompetisi lainnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Igor mengungkapkan bahwa Persib sejak awal telah menjalin komunikasi dengan panitia penyelenggara Piala Presiden. Komunikasi ini bertujuan agar jadwal turnamen dapat memberikan ruang yang cukup bagi timnya untuk mempersiapkan diri secara optimal.
“Semua kompetisi yang diikuti Persib saling berkaitan. Kami meminta kepada panitia Piala Presiden agar jadwal turnamen sedikit diundur sehingga tidak perlu dekat dengan awal persiapan musim,” jelas Igor. “Kami juga meminta agar jarak antar pertandingan minimal tiga hari dan syukurnya permintaan tersebut dipenuhi,” imbuhnya.
Dengan demikian, fokus utama Persib Bandung di Piala Presiden 2026 adalah pada persiapan tim, bukan perburuan gelar juara. Hal ini sejalan dengan ambisi mereka untuk tampil maksimal di ACL Two dan kompetisi domestik lainnya.




