Mimpi Haiti di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. Tim debutan tersebut resmi menjadi korban pertama yang angkat koper setelah takluk dari Brasil dalam laga matchday kedua fase grup di Philadelphia, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Haiti. Setelah sebelumnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan pembuka, mereka kembali gagal meraih poin penuh. Hasil tersebut secara matematis menutup peluang Haiti untuk melangkah ke babak berikutnya, meskipun masih menyisakan satu pertandingan melawan Maroko.
Penampilan perdana Haiti di ajang Piala Dunia sejak tahun 1974 pun harus berakhir prematur, jauh dari harapan yang telah mereka bangun. Perjalanan mereka di turnamen paling bergengsi ini hanya bertahan dua pertandingan.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi angin segar bagi Brasil. Tim Samba akhirnya berhasil meraih tiga poin pertama mereka setelah pada laga sebelumnya hanya bermain imbang melawan Maroko. Hasil ini mengembalikan kepercayaan diri skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Pelatih Carlo Ancelotti patut tersenyum lebar. Keputusannya untuk mempercayakan lini depan kepada Matheus Cunha terbukti jitu. Penyerang Manchester United tersebut tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol krusial yang membawa Brasil mengendalikan jalannya pertandingan dan mengamankan kemenangan penting.
Dengan hasil ini, Piala Dunia 2026 telah memakan korban pertamanya. Haiti harus pulang lebih awal, sementara Brasil berhasil bangkit dan menjaga asa untuk melaju ke fase gugur.



