Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengungkapkan alasan di balik terus bertambahnya pemain naturalisasi di Tim Nasional Indonesia. Menurutnya, skuad Garuda membutuhkan lebih banyak pemain berkualitas untuk menghadapi padatnya agenda pertandingan dan ancaman cedera yang tak terhindarkan.

Saat ini, PSSI tengah memproses naturalisasi enam pemain keturunan yang diproyeksikan menjadi bagian dari masa depan Timnas Indonesia. Beberapa nama seperti Luke Vickery dan Mitchell Baker telah menjadi perbincangan publik.

Erick menjelaskan bahwa kebutuhan terbesar Timnas Indonesia bukan sekadar menambah pemain baru, melainkan mempertebal kedalaman skuad. Sebuah tim nasional yang ingin bersaing di level tertinggi, kata Erick, harus memiliki banyak pilihan pemain dengan kualitas yang merata.

Ia menilai, kondisi sepak bola modern menuntut setiap tim memiliki pelapis yang siap dimainkan kapan saja. Cedera dan penurunan performa merupakan hal yang sulit dihindari sepanjang musim kompetisi.

“Pemain kan kadang-kadang dengan keterbatasan umur, bisa juga cedera yang tidak diinginkan. Ya kami harus antisipasi,” ujar Erick Thohir.

Pernyataan ini muncul setelah Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman dengan skor 3-0 dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6). Dalam pertandingan tersebut, pesepak bola Ole Lennard Ter Haar Romenij turut mencetak gol. Sebelumnya, Mathew Baker juga telah melakoni debut bersama Timnas Indonesia dan tak kuasa menyembunyikan emosinya.