BANDUNG – Bojan Hodak resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Persib Bandung. Keputusan mengejutkan ini diungkapkan oleh Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, pada Kamis, 28 Mei 2026, yang menegaskan bahwa alasan mundurnya Hodak bukan disebabkan oleh konflik internal maupun tawaran dari klub lain.
Faktor Kesehatan dan Keluarga Jadi Prioritas
Menurut Umuh, kondisi kesehatan menjadi faktor utama yang mendorong pelatih asal Kroasia itu untuk menepi dari dunia kepelatihan yang penuh tekanan. “Beliau memang sudah sering bolak-balik menjalani kontrol kesehatan selama di Persib. Jadi, alasannya sangat jelas dan kami bisa memahami keputusan itu,” ujar Umuh.
Selain masalah kesehatan, Bojan Hodak juga disebut ingin lebih fokus mendampingi keluarganya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sang anak akan memasuki jenjang perguruan tinggi, sehingga Hodak memilih untuk mengurangi tekanan pekerjaan sebagai pelatih kepala demi memberikan perhatian lebih kepada keluarganya.
Prestasi Gemilang dan Status dengan Persib
Umuh Muchtar tidak ragu memuji Bojan Hodak sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah Persib. Di bawah kepemimpinannya, Persib Bandung berhasil meraih tiga gelar juara berturut-turut. “Luar biasa, tiga kali juara berturut-turut. Ini sejarah besar untuk Persib,” kata Umuh, mengapresiasi kontribusi besar Hodak.
Menariknya, meski telah mundur dari kursi pelatih, Bojan Hodak ternyata belum benar-benar berpisah dengan Persib. Umuh Muchtar kembali menegaskan bahwa alasan utama mundurnya Hodak adalah karena faktor kesehatan dan keinginan untuk fokus pada keluarga.




