Paris Saint-Germain (PSG) semakin dekat untuk mengunci gelar juara Liga Prancis atau Ligue 1 musim ini. Momen penentuan tersebut berpotensi terjadi pada Kamis, 14 Mei 2026 dini hari WIB, ketika PSG menghadapi pesaing terdekatnya, RC Lens, dalam pertandingan yang sangat krusial.

Pertandingan ini memiliki bobot penting mengingat Lens merupakan salah satu tim yang berjuang keras menempel PSG di papan atas klasemen. Saat ini, PSG memimpin dengan 73 poin, unggul enam angka dari Lens yang berada di posisi kedua dengan 67 poin. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan setelah laga ini, peluang PSG untuk memastikan gelar juara terbuka lebar.

Skenario Penentuan Gelar

Skenario bagi PSG untuk mengunci gelar juara terbilang sederhana. Jika Kylian Mbappe dan kawan-kawan mampu meraih hasil minimal imbang melawan Lens, maka selisih enam poin akan tetap terjaga. Dengan hanya satu pertandingan tersisa setelah itu, secara otomatis PSG tidak akan bisa lagi terkejar oleh Lens, dan gelar juara Ligue 1 akan resmi menjadi milik mereka.

Melihat situasi klasemen saat ini, trofi juara memang sudah berada di ambang tangan PSG. Secara matematis, peluang Lens untuk mengejar ketertinggalan poin sangat kecil, bahkan jika PSG menelan kekalahan di dua laga terakhir dan Lens selalu meraih kemenangan.

Keunggulan Selisih Gol dan Fokus Liga Champions

Salah satu faktor krusial yang membuat posisi PSG sangat aman adalah selisih gol. PSG saat ini memiliki selisih gol +44, sementara Lens tertinggal sekitar 15 gol dari mereka. Mengejar selisih gol sebesar itu dalam dua pertandingan tersisa adalah hal yang sangat sulit, bahkan bisa dibilang hampir mustahil.

Di sisi lain, PSG juga memiliki kepentingan besar untuk segera mengamankan gelar liga secepat mungkin. Hal ini karena mereka masih harus membagi fokus ke pertandingan penting lainnya, yakni final Liga Champions. Dengan gelar Ligue 1 yang sudah aman lebih awal, pelatih dapat lebih leluasa melakukan rotasi pemain di pertandingan terakhir liga tanpa harus terbebani tekanan hasil.

Bahkan, di pertandingan terakhir liga nanti melawan Paris FC, PSG berpotensi menurunkan beberapa pemain pelapis untuk menjaga kondisi fisik pemain inti tetap bugar. Strategi ini tentu menjadi keuntungan besar, terutama saat mereka sedang berjuang meraih prestasi di dua kompetisi besar sekaligus.