Gresik – Momen Hari Raya Idul Fitri 2026 dimanfaatkan Ridwan Kamil untuk menyampaikan pesan mendalam tentang keikhlasan dan memaafkan. Di tengah suasana Lebaran yang identik dengan saling bermaafan, ia memilih untuk mengikhlaskan berbagai fitnah yang sempat menimpanya dalam setahun terakhir.
Dalam pernyataannya pada Minggu (22/3/2026), Ridwan Kamil mengakui bahwa sebagai manusia, dirinya tidak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, ia membuka pintu maaf selebar-lebarnya kepada siapa pun.
“Sebagai manusia yang penuh khilaf, dengan ini saya mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Ridwan Kamil.
Tak hanya meminta maaf, mantan Gubernur Jawa Barat ini juga menunjukkan sikap lapang dada dengan memaafkan pihak-pihak yang selama ini menyebarkan informasi tidak benar tentang dirinya dan keluarga. Ia mengungkapkan, dirinya dan keluarga sempat menjadi sasaran ratusan konten hoaks, mulai dari isu pribadi hingga perkara hukum dan politik.
Meski demikian, Ridwan Kamil memilih untuk tidak membalas dengan kebencian. Sebaliknya, ia justru mendoakan agar para penyebar hoaks mendapatkan hidayah serta kehidupan yang lebih baik.
“Saya ingin selalu bersabar dan ikhlas untuk memaafkan. Memaafkan mereka yang memproduksi ratusan konten kebohongan atau hoaks,” katanya.
Ia juga berharap para pelaku dapat berubah dan memperoleh pekerjaan yang lebih layak tanpa harus merugikan orang lain.




