Kursi manajer interim Tottenham Hotspur, Igor Tudor, kembali diguncang isu pemecatan. Tekanan terhadap pelatih asal Kroasia itu meningkat drastis menyusul serangkaian hasil buruk yang menimpa klub London Utara tersebut.

Sejak ditunjuk sebagai manajer sementara, Tudor gagal membawa perubahan signifikan. Empat pertandingan awal di bawah kepemimpinannya berakhir tanpa kemenangan, bahkan seluruhnya berujung pada kekalahan menyakitkan bagi The Lilywhites.

Puncak kritik publik mencuat setelah Tottenham Hotspur dipermalukan Atletico Madrid dengan skor telak 2-5. Kekalahan memalukan itu terjadi di kandang lawan dalam pertandingan tengah pekan yang menegangkan.

Keputusan Igor Tudor untuk mengganti kiper Antonin Kinskys juga memicu gelombang protes. Pergantian penjaga gawang dilakukan setelah gawang Tottenham Hotspur kebobolan tiga gol hanya dalam kurun waktu tujuh belas menit.

Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Igor Tudor mulai kehilangan kendali atas ruang ganti tim. Performa buruk Tottenham Hotspur semakin mengkhawatirkan karena posisi tim terus merosot di klasemen sementara Liga Inggris.

Klub asal London Utara tersebut kini terperosok dekat zona degradasi Premier League. Tottenham Hotspur menempati peringkat keenam belas dengan koleksi dua puluh sembilan poin, sebuah posisi yang jauh dari ekspektasi awal musim.